Rabu, 16 Syawwal 1440 / 19 Juni 2019

Rabu, 16 Syawwal 1440 / 19 Juni 2019

Astronom Temukan 18 Eksoplanet Baru Seukuran Bumi

Selasa 28 Mei 2019 01:48 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Astronom mendeteksi eksoplanet termuda.

Astronom mendeteksi eksoplanet termuda.

Foto: reuters
Eksoplanet ini ditemukan dalam data teleskop Kepler.

REPUBLIKA.CO.ID, SONNEBERG-- Para ilmuwan dari Institut Max Planck untuk penelitian Sistem Tata Surya, Univeristas Goettingen dan Observatorium Sonneberg telah menambahkan 18 eksoplanet baru ke daftar planet yang terus berkembang. Sebanyak 18 eksoplanet itu ditemukan selama analisis ulang data dari misi perburuan selama analisis ulang data dari misi perburuan planet Space Telescope Kepler yang sangat efektif.

Baca Juga

Analisis tersebut menggunakan algoritma pencarian lebih sensitif yang disebut Transit Least- Square. Buah pertama dari algoritma baru dapat ditemukan dalam temuan yang diterbitkan dalam jurnal Astronomi & Astrofisika.

Makalah pertama, berfokus pada eksoplanet K2-32e dan diterbitkan beberapa pekan yang lalu. Sedangkan makalah kedua tentang 17 eksoplanet lainnya diterbitkan pada 21 Mei 2019.

Eksoplanet tampak sabit berbatu dengan awan, serta berlatar belakang bintang cerah. Seperti yang bisa diduga, planet lebih besar adalah yang paling mudah dideteksi karena planet-planet ini menghalangi lebih banyak cahaya dari bintang-bintang selama transit.

Jumlah cahaya yang diblokir oleh planet yang lebih kecil dapat dengan mudah terlewatkan. Sebab, sulit untuk membedakan dari fluktuasi kecerahan alami bintang dan kebisingan latar belakang yang merupakan bagian dari jenis pengamatan ini.

Sebagian dari eksoplanet, bukan kandidat yang baik untuk kehidupan. Orbit bintang mereka lebih dekat daripada yang terlihat sebelumnya, dengan suhu mulai lebih dari 100 derajat Celcius hingga 1.000 derajat Celcius.

Salah satu dari eksoplanet ini, EPIC 201238110.02, mengorbit di dalam zona layak huni bintangnya. EPIC 201238110.02 berukuran 1,87 kali diameter Bumi dan berjarak 522 tahun cahaya.

Planet pertama, K2-32e mengorbit bintang EPIC 205071984 dan merupakan planet keempat yang diketahui dalam sistem itu. Tiga planet lainnya semuanya berukuran Neptunus.

Sekarang dengan penggunaan Transit Least-Squares, astronom diharapkan dapat menemukan setidaknya 100 planet seukuran Bumi dalam data dari fase misi Kepler primer.

“Algoritma baru Kami membantu menggambar gambar yang lebih realistis dari populasi planet diluar tata surya di ruang angkasa. Metode ini merupakan langkah maju yang signifikan, terutama dalam pencarian planet mirip Bumi,” ujar Michael Hippke dari Sonnenberg Observatory, seperti yang dilansir dari Earth Sky, Senin (27/5).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA