Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Mengenal Pink Moon yang Hiasi Langit Malam

Sabtu 20 Apr 2019 13:15 WIB

Red: Esthi Maharani

bulan

bulan

Meski namanya pink alias merah muda, bulan justru terlihat seolah berwarna oranye.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tahun ini, kondisi istimewa bulan yang terkenal dengan istilah Pink Moon jatuh pada Jumat, 19 April. Fase penuh bulan bermula pada pukul 12:12 petang dengan standar waktu British Summer Time (BST).

Meski namanya pink alias merah muda, bulan justru terlihat seolah berwarna oranye. Mungkin ini agak mengecewakan bagi yang ingin melihat bulan merah jambu, tetapi istilah merah muda tidak berasal dari tampilan bulan.

Penduduk suku asli Amerika yang semula memberi nama Full Pink Moon untuk bulan dengan kondisi demikian. Pasalnya, kehadiran bulan tersebut menandai munculnya sejenis lumut yang dijuluki lumut merah muda.

Bulan merah muda adalah bulan purnama kedua di bulan April. Kondisi itu terjadi ketika bulan terletak di sisi yang berlawanan dari Bumi alias sama dengan matahari. Dengan demikian, bulan mendapat pancaran sinar penuh dari mentari.

Purnama dengan semburat sinar oranye tentunya termasuk fenomena langit malam yang sayang untuk dilewatkan. Setelah fase penuh pada tengah malam, bulan akan tetap memantulkan cahaya indah hingga dini hari.

Untuk pengamatan terbaik, disarankan melihat bulan di lokasi dengan sedikit polusi cahaya. Bulan akan lebih cemerlang apabila dilihat dari langit pedesaan atau pegunungan yang minim cahaya buatan lampu kota.

Pink Moon ternyata memiliki banyak nama lain yang tidak kalah unik. Bulan ini disebut juga Egg Moon, Sprouting Grass Moon, Growing Moon, atau Full Fish Moon, dikutip dari laman Mirror.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA