Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Kain Ini Otomatis Mendinginkan Saat Berkeringat

Sabtu 09 Feb 2019 15:25 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Ani Nursalikah

Kain pintar ini bisa mendinginkan dan menghangatkakn tubuh.

Kain pintar ini bisa mendinginkan dan menghangatkakn tubuh.

Foto: Technology Review
Proses tersebut menggunakan radiasi inframerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika merasa gerah atau panas biasanya kita akan langsung berlari ke ruangan ber-AC. Namun kali ini ada sebuah teknologi baru yang tengah dikembangkan tim dari University of Maryland, Amerika Serikat (AS). Sebuah teknologi 'kain pintar' yang bisa mendinginkan badan otomatis saat berkeringat.

Melansir laman Technology Review, tim peneliti dari Universitas Maryland menjadi yang pertama dalam mengembangkan kain pintar untuk mendinginkan badan sesuai kebutuhan. Misalnya, saat seseorang tengah berolahraga dan berkeringat maka suhu kain akan berubah menjadi lebih dingin.

Proses tersebut menggunakan radiasi inframerah yang mampu mengubah suhu menjadi dingin, dan begitu pula sebaliknya. Saat seseorang merasa lebih dingin maka kain akan membuat suhu panas terperangkap di dalamnya. Kondisi ini bisa terjadi karena penggunaan benang khusus.

Benang dengan dua bahan sintetis yang berbeda melakukan kinerja sesuai fungsinya, yakni menyerap air dan menolaknya. Setiap helai benang dilapisi nanotube karbon sehingga bisa mengembang atau berkontraksi saat suhu berubah. "Kain ini bisa mengenali cara tubuh bekerja saat suhunya berubah terhadap lingkungan," ujar salah satu penulis penelitian, Yu Huang Wang.

Selain para ilmuwan di Universitas Maryland, peneliti dari Stanford juga melakukan hal serupa pada 2017. Seseotang harus membalik kain tersebut untuk merasakan efek yang berbeda. Namun, hingga saat ini belum ada manusia yang secara personal mencoba si kain pintar dengan penuh.

Para ilmuwan menyatakan akan memroduksi kain dalam waktu beberapa bulan ke depan. Kain tersebut bisa berupa bahan rajut, serta bisa dicuci atau dicelup seperti baju pada umumnya. Kain ini akan menjadi produk menarik bagi konsumen untuk musim dingin hingga panas.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES