Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Alasan Mengapa Kita Membuka Banyak Tab di Komputer

Kamis 17 Jan 2019 11:09 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Ani Nursalikah

 Ilustrasi Laptop

Ilustrasi Laptop

Foto: Foto : MgRol_92
Membuka banyak tab di komputer terkait dengan aktivitas otak kita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apakah  Anda memiliki banyak tab terbuka di komputer saat ini? Entah itu berita yang ingin Anda baca nanti, episode podcast yang ingin Anda dengarkan, atau hanya berbagai akun email, dan media sosial.

Browser Anda mungkin penuh dengan banyak hal. Seringkali membuka banyak tab yang tidak perlu membuat komputer Anda bekerja lebih lambat. Jadi, mengapa kita membiarkan banyak tab terbuka?

Menurut Ellen Scott dari Metro hal itu sebenarnya bentuk dari pengalihan tugas (task switching). Artinya, yang sebenarnya dilakukan otak ketika kita berpikir kita sedang melakukan banyak tugas (multitasking).

Penelitian menemukan manusia tidak dapat melakukan banyak tugas secara efisien sama sekali. Sebaliknya, otak kita melompat dengan cepat dari satu tugas ke tugas lain dan kehilangan konsentrasi setiap kali kita mengalihkan perhatian. Ternyata, membuka banyak tab sering kali merupakan bentuk digital dari pengalihan tugas.

Ini bukan hanya tentang merasa seperti kita sedang menyelesaikan sesuatu. Membuka berbagai tab juga berfungsi sebagai perlindungan terhadap kebosanan.

Memiliki puluhan tab terbuka memungkinkan kita berpura-pura kita selalu melakukan sesuatu, atau setidaknya kita selalu melakukan sesuatu. Mungkin juga ini didorong ketakutan kehilangan informasi.

Dikutip dari Travel and Leisure, Anda khawatir akan ketinggalan pembaruan penting jika menutup feed media sosial atau akun email atau artikel berita itu. Hasilnya, Anda pun tidak akan pernah menutup apa pun.

Tapi ini dapat menyebabkan informasi yang berlebihan. Bahkan ketika Anda berpikir Anda hanya fokus pada satu jendela (tab), melihat semua tab yang terbuka di sudut mata menghabiskan energi mental dan mengalihkan Anda dari tugas yang ada.

Berdasarkan studi multitasking,  kecenderungan membuka banyak tab sebenarnya bisa mengubah otak Anda. Beberapa penelitian telah menemukan multitasker berat mungkin berkinerja lebih buruk pada berbagai tes kognitif dibandingkan orang yang tidak mencoba mengonsumsi media dengan kecepatan yang begitu hiruk pikuk.

Sama seperti otak Anda, peramban dan komputer Anda hanya dapat menangani begitu banyak informasi dalam satu waktu. Untuk mengoptimalkan kinerja browser Anda, Lifehacker menyarankan paling banyak sembilan tab yang terbuka sekaligus. Dengan sembilan atau lebih sedikit tab, Anda dapat melihat semua yang terbuka secara sekilas.

Anda dapat  menggunakan pintasan keyboard untuk bernavigasi di antaranya.  Tentu saja seseorang mungkin perlu banyak tab terbuka pada satu waktu.

Daria Kuss, seorang dosen senior dengan spesialisasi dalam psikologi siber di Nottingham Trent University, mengatakan kepada Metro ada dua alasan berlawanan mengapa kita membuka banyak tab.

Pertama, agar efisien. Kedua, membuat banyak topik untuk pekerjaan yang sedang dilakukan.

Pada akhirnya, ini semua tentang menerima batasan kita (dan komputer) . Ketika ragu, tidak ada salahnya semua tab itu.

Jika Anda benar-benar ingin kembali ke sana, semuanya tersimpan dalam riwayat browser Anda. Jika Anda adalah pembuka tab yang tiada henti, ada juga ekstensi browser seperti OneTab , yang menciutkan semua tab terbuka Anda menjadi satu jendela tautan sehingga Anda bisa kembali lagi nanti.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES