Minggu, 14 Jumadil Awwal 1440 / 20 Januari 2019

Minggu, 14 Jumadil Awwal 1440 / 20 Januari 2019

Roket Riset Cina Kirimkan Gambar Panorama Bulan

Jumat 11 Jan 2019 18:41 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gambaran artis terkait misi Cina di ujung terjauh Bulan

Gambaran artis terkait misi Cina di ujung terjauh Bulan

Foto: The Guardian/EPA
Satelit chang'e 4 telah sampai di kawah tumbukan terdalam di bulan

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING-- Roket riset Cina Chang’e-4 telah mengirim gambar panorama pertama dari lokasi pendaratan sejak kedatangannya di sisi jauh bulan. Sebuah kamera yang digunakan mengambil foto yang dirilis oleh Administrasi Ruang Nasional Cina (CNSA) Jumat (11/1).

Seperti yang dilansir dari Malay Mail, Jumat (11/1), gambar menunjukkan bentang darat berwarna abu-abu. Chang’e-4 ini juga meninggalkan tanda jejak.

Baca Juga

Gambar tersebut adalah bidikan melingkar 360 derajat yang digunakan para ilmuwan untuk membuat gambar panorama lebar lainnya.

“Para peneliti telah menyelesaikan analisi awal topografi permukaan bulan di sekitar lokasi pendaratan berdasarkan gambar yang diambil oleh kamera pendaratan,” kata CNSA dalam sebuah pernyataan, Jumat (11/1).

Pendaratan Satelit Chang’e-4, Yutu2, dan Queqiao yang mengirimkan data kembali ke Bumi dalam kondisi stabil dan semua pekerjaan dilakukan sesuai rencana. Penjelajah seberat 140 kilogram memulai kembali kegiatan pada Kamis (10/1) setelah berada di mode siaga selama lima hari.

Chang’e-4 mendarat di Cekungan Kutub Selatan Aitken (SPA). Tempat tersebut adalah kawah tumbukan terbesar dan terdalam di tata surya.

Para ilmuwan mengatakan sisi jauh adalah area kunci menyelesaikan beberapa hal yang tidak diketahui tentang bulan. Termasuk struktur internal dan evolusi termal.

Ini adalah penyelidikan Cina kedua yang mendarat di bulan, setelah misi penjelajah Yutu pertama di sisi yang menghadap Bumi pada 2013.

Satelit Chang’e-4 membuat pendaratan pertama di dunia di sisi jauh bulan pada 3 Januari. Ini menjadi sebuah langkah besar dalam ambisi Cina untuk menjadi negara adidaya ruang angkasa. Sebuah penjelajah dijuluki Yutu-2 berhasil dipisahkan dari pendarat dan melaju ke permukaan bulan kemarin.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES