Selasa, 19 Rajab 1440 / 26 Maret 2019

Selasa, 19 Rajab 1440 / 26 Maret 2019

Medsos tak Bisa Dipisahkan dengan Dunia Kerja

Jumat 08 Mar 2019 07:02 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani

Media sosial

Media sosial

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Banyak perusahaan saat ini yang berusaha menganalisis medsos calon pekerjanya

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Zakarija Achmat mengaku, dunia media sosial (medsos) tidak bisa dipisahkan dengan dunia kerja. Dengan kata lain, banyak perusahaan saat ini yang berusaha menganalisis medsos calon pekerjanya sebagai salah satu penilaian untuk menerimanya atau tidak.

"Memisahkan medsos dari dunia kerja itu enggak gampang, pasti menunjukkan sebagai pribadi, muncul tanpa disadari kalau itu dirinya.  Dalam cara menggunakan pilihan tata kata (dalam medsos) juga bisa dinilai (karakter pengguna) akhirnya," kata Zakarija saat dihubungi Republika, Kamis (7/3).

Pada umumnya, Zakarija berpendapat, tidak ada perusahaan yang mengharapkan karyawannya menggunakan medsos dengan tipe tertentu. Namun secara khusus, ia melanjutkan, adapula perusahaan yang melakukan cara sebaliknya. Medsos dianggap hal penting dalam dunia kerja suatu perusahaan.

"Misalnya posisi yang berhubungan dengan marketing atau penjualan, medsos akan banyak membantu. Atau orang yang di Public Relation, medsos menjadi salah satu cara menginformasikan tentang perusahaan dan pekerjaannya ke orang lain," jelas Zakarija.

Meski saat ini bebas menggunakan medsos, Zakarija menyarankan, pengguna lebih mengendalikan diri. Pasalnya, tidak semua informasi boleh disampaikan kepada khalayak. Hal-hal seperti ini bisa menjadi salah satu penilaian penting perusahaan dalam merekrut pegawai.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA