Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Cara Menjaga Nilai Jual Ponsel Second

Senin 17 Jun 2019 07:34 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Harga ponsel second. Samsung Galaxy S10 series pun terdepresiasi hingga 50 persen sebulan setelah diluncurkan.

Harga ponsel second. Samsung Galaxy S10 series pun terdepresiasi hingga 50 persen sebulan setelah diluncurkan.

Foto: Tahta Aidilla/Republika
Nilai jual ponsel second bisa terjaga jika kondisi ponselnya masih bagus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mau jual ponsel second? Telepon selular tak ubahnya mobil yang nilainya cenderung turun begitu mulai digunakan. Contoh saja Galaxy S10 yang menurut sebuah laporan terdepresiasi 50 persen dalam 30 hari.

Kondisi itu mengkhawatirkan pengguna mengingat S10 merupakan model andalan terbaru Samsung. Bagaimana bisa ponsel yang belum lama dibeli bisa begitu jatuh nilainya? Bagaimana agar harga ponsel tersebut tetap baik ketika dijual kembali?

Cara terbaik untuk mempertahankan nilai komersial ponsel adalah dengan menjaganya tetap dalam kondisi prima. Mulai dari bagian terluar hingga terdalam dari ponsel tersebut harus baik.

Salah satu yang paling jelas adalah menjaga casing ponsel. Casing tambahan digunakan untuk menjaga bagian terluar dan memang sering kali membuat penampilan ponsel tidak menarik.

Tapi, casing tambahan ini menjadi penting saat ingin menjaga ponsel agar tak ada lekukan dan bebas retak saat menjualnya. Menggunakan casing adalah cara yang paling tepat. Jadi, gunakan setelah membelinya langsung.

Di samping itu, agar menjaga ponsel tetap menarik, jangan lupakan bagian layar. Gunakan pelindung layar yang baik dan terbuat dari kaca untuk menjaga tampilan asli dari ponsel.

Pelindung layar bisa pecah ketika ponsel terjatuh. Itulah gunanya screen protector. Alangkah baiknya untuk menyimpan cadangan pelindung layar untuk mengantisipasi hal buruk.

Hal penting lain dari menjaga nilai jual ponsel adalah keberadaan kotak dan bagian lainnya. Toko akan lebih suka ponsel yang memiliki pengisi daya asli dan mungkin tidak peduli dengan kotak ketika menjual ponsel.

Bersihkan ponsel sebelum menjualnya. Melakukan cara ini bukan hanya sekedar mengelap dan sebagainya, namun melihat kekurangan yang ada.

Ketika ada sesuatu yang rusak, seperti layar retak, maka sebaiknya perbaiki dulu. Tidak ada salahnya mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk mendapatkan nilai lebih dari ponsel yang akan dijual.

Selain persiapan dalam bentuk fisik, saat akan menjual kembali ponsel yang telah digunakan, perhatikan pengaturan awal. Pengguna lama perlu mengembalikannya ke pengaturan pabrik sebelum menjualnya.

Hal ini akan membantu melindungi identitas pengguna ponsel sebelumnya. Pastikan semua foto dan data lain yang diperlukan telah beralih ke perangkat lain yang akan menggantikan ponsel lama.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA