Rabu, 21 Zulqaidah 1440 / 24 Juli 2019

Rabu, 21 Zulqaidah 1440 / 24 Juli 2019

Samsung Rajai Pasar Ponsel Pintar Dunia

Ahad 14 Okt 2018 11:02 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pembeli Samsung Note 9  mengantre untuk memperoleh bonus bundling yang bagi pembeli pre-order di Jakarta, Jumat (24/8). Dalam waktu dua hari Samsung Note 9 bagi pembeli pre-order ludes terjual.

Pembeli Samsung Note 9 mengantre untuk memperoleh bonus bundling yang bagi pembeli pre-order di Jakarta, Jumat (24/8). Dalam waktu dua hari Samsung Note 9 bagi pembeli pre-order ludes terjual.

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Samsung berbagi dominasi dengan Apple.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Samsung masih menguasai pasar ponsel pintar global hingga September tahun ini dengan 30,8 persen mengambil irisan 'kue'. Samsung berbagi dominasi dengan Apple yang menempati urutan kedua dengan 20,63 persen.

Baca Juga

Menurut laporan Stat Counter, Sabtu (13/10), dua produsen Cina, Huawei dan Xiaomi berada di urutan ketiga dan keempat dengan hampir imbang masing-masing 7,56 persen dan 7,39 persen. Bergabung dalam lima besar ada Oppo yang mewakili 4,36 persen, sedangkan merek lain secara campuran menguasai 4,77 persen sisanya.

Tidak hanya di pasar global, di wilayah Asia, Samsung juga mengambil bagian terbesar 30,57 persen pangsa pasar, diikuti Apple dengan 12,51 persen, dan Xiaomi sedikit kuat di kawasan ini dengan 11,11 persen di urutan ketiga. Oppo berada di belakang Xiaomi dengan 7,49 persen, Huawei 5,82 persen, dan merek lainnya mengisi 6,28 persen sisanya.

Pada akhir pertehanan tahun ini, lembaga riset IDC mencatat pasar telepon pintar global pada kuartal kedua 2018 turun 1,8 persen dengan hanya 342 juta unit dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 348,2 juta unit. Dalam kuartal kedua lalu, Huawei melampaui Apple dengan mengirimkan 54,2 juta unit smartphone ke seluruh dunia, menempati urutan kedua di belakang brand Korea Samsung yang membukukan 71,5 juta unit. Apple di peringkat tiga dengan 41,3 juta unit dan Xiaomi di posisi keempat dengan 31,9 juta unit.(S026).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA