Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Apple dan Google Hapus Tiga Aplikasi Kencan Dibawah Umur

Rabu 08 May 2019 23:23 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang pria membuka laman Google dari gawainya di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Seorang pria membuka laman Google dari gawainya di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Apple dan Google menghapus aplikasi yang memungkinkan anak membuat profil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apple dan google telah menghapus tiga aplikasi kencan yang memungkinkan anak berusia 12 tahun membuat profil. Aplikasi itu yakni, FastMeet, Meet24 dan Meet4U

Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat sebelumnya telah mengeluarkan peringatan kepada aplikasi itu. "FastMeet, Meet24, dan Meet4U memungkinkan anak-anak membuat profil kencan publik. Jadi, orang dewasa dapat menggunakan aplikasi ini untuk terhubung dengan anak-anak," kata FTC dikutip dari The Sun, Rabu, (8/5).

Aplikasi itu disebut cukup menakutkan karena dapat mengumpulkan data lokasi secara real-time pengguna. Dengan kata lain, orang dewasa (termasuk predator seksual) dapat mencari berdasarkan usia dan lokasi untuk mengidentifikasi anak-anak di dekatnya. 

Mengumpulkan data tentang anak-anak berusia 12 tahun merupakan pelanggaran. Hal itu termaktub dalam COPPA (Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-anak) yang menyatakan bahwa orang tua harus memberikan persetujuan agar terkait pengumpulan data anak dibawah 13 tahun.

Selain itu, FTC mengimbau kepada orang tua untuk memantau aplikasi kencan yang digunakan anak-anaknya. "Orangtua diingatkan, beberapa aplikasi kencan (seperti FastMeet, Meet24 dan Meet4U) memungkinkan orang dewasa untuk menemukan dan berkomunikasi dengan anak-anak," kata FCT. 

Orang tua yang bersangkutan harus menghapus aplikasi kencan jika anak mereka kedapatan menggunakannya. Orangtua juga diminta untuk mengatur perangkat (aplikasi) yang digunakan oleh anak-anak mereka, sehingga para anak harus mendapatkan persetujuan orang tua sebelum membeli atau meng-instal aplikasi baru. 

Wildec, perusahaan berbasis di Ukraina selaku pembuat tiga aplikasi itu, menurut FTC, harus bertanggung jawab kepada anak-anak yang menggunakan aplikasinya. Sebab, siapa pun dapat dengan bebas memasukkan usia mereka ke platform tanpa dampak.

FCT mengatakan, tiga aplikasi itu mengklaim dalam kebijakan privasi telah melarang pengguna di bawah usia 13 tahun. Namun, aplikasi itu dinilai gagal untuk memblokir pengguna yang menunjukkan usia bawah 13 tahun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA