Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Satelit Eksoplanet Eropa Tangkap Gambar Pertamanya

Ahad 09 Feb 2020 17:36 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Dwi Murdaningsih

Satelit misi eksoplanet pertama garapan Badan Antariksa Eropa (ESA), yang bernama CHEOPS, berhasil mengambil gambar pertamanya sebagai bintang target.

Satelit misi eksoplanet pertama garapan Badan Antariksa Eropa (ESA), yang bernama CHEOPS, berhasil mengambil gambar pertamanya sebagai bintang target.

Foto: ESA
Badan Antariksa Eropa meluncurkan satelit CHEOPS untuk meneliti eksoplanet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Satelit misi eksoplanet pertama garapan Badan Antariksa Eropa (ESA), yang bernama CHEOPS, berhasil mengambil gambar pertamanya sebagai bintang target. Namun demikian, gambar yang diambil itu disebut-sebut buram.

"Gambar pertama yang akan muncul di layar sangat penting bagi kami untuk dapat menentukan, apakah optik teleskop selamat dari peluncuran roket dalam kondisi yang baik," ujar Profesor Astrofisika di University of Bern dan Investigator Utama misi CHEOPS, Willy Benz seperti dilansir digitaltrends, Ahad (9/2).

Dia menambahkan, ketika gambar pertama sudah muncul dari CHEOPS, maka bisa dipastikan oleh semua pihak bahwa teleskop yang dimilikinya itu berfungsi dengan baik.Gambar yang diambil dan ditunjukkannya mungkin bisa dikatakan buram. Namun, hal itu bukan kesalahan teknis atau teleskop yang tak fokus.

Baca Juga

Sebaliknya, hasil itu dikarenakan cahaya dari sumber yang disebut seperti bintang, memiliki lebih banyak piksel. Hal ini bisa mengurangi variasi, yang disebabkan oleh pergerakan pesawat ruang angkasa.

"Kabar baiknya adalah bahwa gambar buram, sebenarnya diterima lebih halus dan lebih simetris daripada yang kami harapkan dari pengukuran yang dilakukan di laboratorium," ucap Benz.

Pesawat satelit yang diluncurkan akhir 2019 itu, kini sedang mencari berbagai tanda planet yang mengorbit di sekitarnya. Benz menuturkan, analisis awal yang mereka anggap menjanjikan itu dinilai sangat melegakan dan menjadi dorongan bagi timnya untuk terus bekerja.

Sebelumnya, ESA telah meluncurkan satelit untuk misi eksoplanet pertama di pelabuhan antariksa Eropa di Kourou (18/12). Alasan diberi nama CHEOPS dikarenakan serupa dengan misi yang diambil satelit itu, yakni melakukan pencarian dan pemetaan eksoplanet atau planet yang berada di luar tata surya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA