Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Lebah Berpotensi Punah Akibat Perubahan Iklim

Jumat 07 Feb 2020 19:40 WIB

Rep: Rizkyan Adhiyudha/ Red: Dwi Murdaningsih

Lebah madu

Lebah madu

Foto: .
Penurunan populasi lebah ada di daerah yang terjadi peningkatan suhu secara drastis.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL -- Populasi lebah di sepanjang Eropa dan Amerika Utara kini mengalami penurunan drastis. Meurujuk pada catatan, populasi hewan penyengat itu telah berkurang 30 persen dalam satu generasi.

Baca Juga

Penilitian yang dilakukan Universitas Ottawa di Kanada menyebutkan jika hal itu terus terjadi maka bukan tidak mungkin lebah akan punah. Penurunan populasi ditemukan di daerah yang terjadi peningkatan suhu secara drastis alias panas.

"Jika penurunan berlanjut dengan kecepatan seperti ini maka banyak dari spesies lebah bisa menghilang selamanya dalam beberapa dekade," kata salah satu peneliti Peter Soroye seperti diwartakan The Guardian, Jumat (7/2).

Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data selama periode 115 tahun pada 66 spesies lebah di seluruh Amerika Utara dan Eropa. Penelitian lantas dilakukan menggunakan model simulasi skenario 'kekacauan iklim'.

Metode itu membuat para peneliti dapat melihat bagaimana populasi lebah telah berubah selama bertahun-tahun. Hal itu juga terlihat melalui perbandingan di mana habitat serangga saat ini dengan tempat tinggal mereka sebelumnya.

Doktor dari Pusat Penelitian Biodiversitas dan Lingkungan University College London, Tim Newbold mengaku terkejut dengan penurunan populasi lebah akibat perubahan iklim. Dia mengatakan, temuan itu menunjukan bahwa penurunan yang jauh lebih besar mungkin terjadi jika perubahan iklim dipercepat di tahun-tahun mendatang.

"Itu menunjukkan bahwa kita perlu upaya besar untuk mengurangi perubahan iklim jika kita ingin melestarikan keanekaragaman lebah," kata Tim Newbold.

Lebah memainkan peran penting dalam berbagai proses penyerbukan tanaman. Para peneliti mengatakan, metode penelitian juga dapat digunakan untuk memprediksi risiko kepunahan dan mengidentifikasi area di mana tindakan konservasi diperlukan.

Profesor University of Ottawa, Jeremy Kerr mengatakan penelitian memberikan harapan dengan menyiratkan cara-cara bahwa manusia dapat mengambil jalan keluar dari perubahan iklim. Penelitian juga dapat mendeteksi organisme lain dengan mempertahankan habitat yang menawarkan perlindungan seperti pohon, semak atau lereng yang bisa membuat lebah keluar dari panas.

"Pada akhirnya, kita harus mengatasi perubahan iklim itu sendiri dan setiap tindakan yang kita ambil untuk mengurangi emisi akan membantu," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA