Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Grab Luncurkan Fitur Keamanan Berteknologi AI

Ahad 26 Jan 2020 08:01 WIB

Rep: my28/ Red: Fernan Rahadi

Pengemudi Grabbike (ilustrasi)

Pengemudi Grabbike (ilustrasi)

Foto: Twitter
Pengguna aplikasi Grab dapat mengakses beberapa fitur keselamatan dalam satu ketukan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Grab Indonesia memperkenalkan fitur keamanan baru berteknologi artificial intelligence (AI) yakni sebuah ‘Pusat Keselamatan’ dan fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang & Mitra Pengemudi.

“Ini komitmen kami terhadap keamanan, baik untuk mitra atau pelanggan. Bahwa kami serius terhadap pengamanan dari penumpang dan pengemudi”, ujar Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, saat kegiatan Safety Roadshow bertajuk #AmanUntukSemua di Yogyakarta Jumat (24/1). 

Neneng menjelaskan, melalui fitur keselamatan terbaru Grab semua penumpang yang mengendarai Grab dapat mengakses beberapa fitur keselamatan dalam satu ketukan. “Dengan begitu, lebih mudah diakses oleh para pengguna aplikasi Grab," jelasnya. 

Terdapat sebanyak tiga fitur keamanan grab yakni 'Share My Ride' atau 'Bagikan Informasi Perjalanan' yang menawarkan kepada penumpang opsi pemberian akses bagi keluarga atau orang tercinta melacak lokasi GPS mereka langsung dan status perjalanan. Kualitas fitur ini ditingkatkan dengan memberikan perkiraan waktu kedatangan, serta rincian mitra pengemudi. Kemudian, terdapat 'Report a Safety Issue' atau Laporkan Masalah Keselamatan, dimana penumpang dapat dengan mudah melaporkan masalah keselamatan, misalnya, mengemudi yang tidak aman, kapan saja dalam perjalanan mereka sehingga Grab dapat mengambil tindakan cepat terhadap potensi insiden keselamatan. 

Setelahnya, Get Emergency Assistance atau Dapatkan Pertolongan Darurat,  dimana penumpang dapat meminta bantuan dari tim respon insiden Grab 24/7.

Head of Platform Safety, Grab Indonesia Mochammad Fadjar Wibowo, mengklaim pihak Grab adalah satu-satunya aplikasi di Asia Tenggara yang telah  telah berinvestasi dalam operasi keselamatan penting seperti respons insiden keselamatan 24/7, perlindungan asuransi kecelakaan diri untuk setiap perjalanan, serta pemeriksaan latar belakang mitra pengemudi yang ketat sebelum mengikat kemitraan. 

“Kami juga menginisiasi jika ada laporan. Hal itu juga akan disampaikan kepada kawan-kawan kepolisian," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA