Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Ilmuwan Temukan Bukti Dinosaurus 'Naga Menari' Hidup di Cina

Selasa 21 Jan 2020 11:09 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi dinosaurus naga menari.

Ilustrasi dinosaurus naga menari.

Foto: cnn
Dinosaurus naga menari memiliki wajah sempit dan garang, serta mulut penuh gigi tajam

REPUBLIKA.CO.ID, DALIAN -- Sekitar 120 juta tahun yang lalu, dinosaurus dancing dragon alias naga menari diduga pernah hidup di dataran Cina. Hal tersebut terungkap dari riset mendalam tim ilmuwan terhadap fosil yang ditemukan satu dekade silam.

Seorang petani menemukan fosil dari zaman purbakala tersebut di Provinsi Jehol 10 tahun lalu, lantas menyerahkannya kepada Museum Sejarah Alam Dalian, Cina. Kemudian, gabungan tim peneliti lintas negara menganalisis fosil.

Peneliti post-doctoral dari Museum Sejarah Alam San Diego, Ashley Poust, menulis studi mengenai riset tersebut di jurnal The Anatomical Record. Para peneliti menamai dinosaurus sebagai Wulong bohaiensis atau naga menari.

Fosil tersebut menjawab sebagian pertanyaan ilmuwan mengenai keterkaitan dinosaurus dan burung. Naga menari yang tubuhnya dipenuhi bulu hanya sebesar burung gagak, tetapi ukurannya dua kali lipat lebih panjang karena ekor yang bertulang.

Meski berukuran kecil, dinosaurus ini memiliki wajah sempit dan garang, serta mulut yang penuh dengan gigi tajam. Seperti burung, ia memiliki tulang-tulang kecil yang ringan dan kaki depan seperti sayap. Ada bulu-bulu di kaki dan ekornya.

"Dinosaurus yang baru teridentifikasi ini terkait erat dengan berbagai binatang bersayap yang dianggap sebagai nenek moyang burung. Mempelajari spesimen ini menunjukkan kepada kami berbagai hal mengejutkan dalam kehidupan purba," kata Poust.

Dia menyampaikan, fosil dinosaurus yang ditemukan masih berusia remaja, terlihat dari kondisi tulang-tulangnya. Akan tetapi, bulu-bulunya menyerupai dinosaurus dewasa. Hal itu menunjukkan bahwa pertumbuhan bulu jauh lebih cepat.

Berbanding terbalik dengan burung yang hidup di masa sekarang, di mana butuh waktu lama untuk menumbuhkan bulu dewasa. Menurut Poust, bisa jadi dinosaurus muda membutuhkan bulu-bulu tersebut untuk beberapa fungsi yang masih belum ketahui.

Temuan lain, dinosaurus naga menari merupakan kerabat dari Velociraptors yang hidup 75 juta tahun yang lalu. Spesies lain yang hidup di zaman yang sama adalah Sinornithosaurus serta Microraptors, dinosaurus berbulu kecil yang menyerupai burung.

Fosil dari Provinsi Jehol merekam beragam kehidupan fauna purbakala yang pernah berkembang di sana. Daerah di timur laut Cina itu penuh dengan berbagai penemuan fosil yang telah dipelajari ilmuwan selama 90 tahun terakhir.

Dari sana, para peneliti mengetahui bahwa burung, pterosaurus, dan dinosaurus serupa burung hidup di lingkungan dan waktu yang sama. Sejumlah jenis tanaman berbunga juga berkembang di sekitar ekosistem danau kuno tersebut, dikutip dari laman CNN.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA