Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Woobiz Ajak Emak-Emak Kantongi Penghasilan dari Rumah

Senin 13 Jan 2020 14:49 WIB

Rep: MGROL Tamimah Ashilah/ Red: Nora Azizah

Tak hanya bisa menjadi manajer di rumah, seorang ibu juga bisa membantu perekonomian keluarga. Hal ini yang menjadi alasan startup social commerce, Woobiz, berdiri di Indonesia (Ilustrasi Aplikasi social commerce)

Tak hanya bisa menjadi manajer di rumah, seorang ibu juga bisa membantu perekonomian keluarga. Hal ini yang menjadi alasan startup social commerce, Woobiz, berdiri di Indonesia (Ilustrasi Aplikasi social commerce)

Foto: Pixabay
'The Power of Emak-Emak' nampaknya memang berpengaruh dalam segala sektor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- 'The Power of Emak-Emak' nampaknya memang berpengaruh dalam segala sektor. Tak hanya bisa menjadi manajer di rumah, seorang ibu juga bisa membantu perekonomian keluarga. Hal ini yang menjadi alasan startup social commerce, Woobiz, berdiri di Indonesia.

Baca Juga

Chief Growth and Marketing Woobiz, Putri Noor Shaqina, mengatakan, melalui platform Woobiz emak-emak yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga bisa mengantongi penghasilan dari rumah. Emak-emak yang menjadi Mitra Woobiz tersebut bisa membeli barang secara online dan menjualnya offline.

"Ini kamu lakukan untuk mengubah cara pandang perempuan, khususnya ibu rumah tangga, untuk menghasilkan uang," ujat Putri, saat berkunjung ke kantor Republika di Jakarta, belum lama ini.

Putri mencontohkan, Mitra Woobiz bisa memberlu barang melalui woobiz.id dengan harga yang telah disesuaikan untuk dijual kembali. Kemudian, Mitra Woobiz bisa menjualnya ke kolega atau keluarga melalui forum pengajian atau arisan.

Putri menjelaskan, barang yang dijual, seperti makanan, pakaian, hingga kosmetik. Meski mengutamakan produk lokal, namun Woobiz juga tidak membatasi untuk produk dari merek global.

Satu hal yang bisa dijanjikan Woobiz, yakni para mitra tidak akan merasa kalah bersaing antar sesama Mitra Woobiz. Para mitra diberikan pemahaman dan edukasi terkait harga pasar.

"Kita ada sistem baru suggest equiter price. Jadi ketika mereka saingan, gak ada yang saling kalah," lanjut Putri.

Dengan demikian, lanjut Putri, tak ada lagi penjual yang mematok harga tinggi atau rendah. Saat terlalu tinggi, Woobiz akan menyarankan untuk menurunkannya, begitu pula sebaliknya.

Saat ini, Woobiz sudah menjaring sekitar 5000 mitra dengan penjual tetap di angka 50 sampai 100 orang. Rencananya, Woobiz akan merambah Yogyakarta dan Jawa Timur tahun ini. Dalam jangka panjang, Woobiz bisa merambah seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA