Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Miliader Jepang akan Ajak Calon Jodohnya ke Bulan

Senin 13 Jan 2020 12:37 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/Idealisa/ Red: Dwi Murdaningsih

Yusaka Maezawa

Yusaka Maezawa

Foto: forbes
Yusaka telah membayar SpaceX untuk perjalanan ke bulan pada 2023 mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Miliader Jepang, Yusaka Maezawa mengaku siap mengajak wanita jomblo manapun untuk pergi ke bulan bersamanya. Yusaka telah membayar SpaceX untuk perjalanan ke bulan pada 2023 mendatang.

Seperti diwartakan Forbes, dia ingin merasakan petualangan perjodohan yang menegangkan bersama wanita lajang. Keinginan itu diungkapkan pendiri perusahaan daring Zozo melalui halaman twitternya.

"Mengapa tidak menjadi 'wanita pertama' yang melakukan perjalanan ke bulan?" cicitnya pada Ahad (12/1) lalu.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi Jepang, Yusaka memaparkan klasifikasi wanita yang diinginkannya. Secara tegas dia menginginkan perjodohan yang serius karena dirinya tengah mencari pasangan hidup sejati.

Dia menginginkan wanita jomblo berusia 20 tahun atau lebih. Perempuan itu juga harus memiliki sifat-sifat yang bagus dan selalu berpikiran positif.

Yusaka tidak meminta kualifikasi pekerjaan, profesional atau ilmiah lainnya untuk misi luar angkasa tersebut. Namun yang jelas, syarat utamanya tentu wanita tersebut harus ingin pergi ke bulan.

Siapapun wanita yang berminat diminta untuk mengirimkan permohonan mereka selambat-lambatnya pada 17 Januari. Yusaka rencanannya akan mulai menyeleksi para peserta pada ahir Januari.

Beberapa pelamar kemudian akan berkencan dengan Yusaka pada Februari dan Maret. Sebelum keputusan akhir tentang pasangan ke bulan itu dibuat pada akhir Maret mendatang.

"Saya 44 tahun sekarang dan ingin mencari pasangan hidup. Saya ingin meneriakkan cinta dan kedamaian dunia kami dari luar angkasa,” katanya.

Awalnya, Yusaka mengaku ingin mengundang enam hingga delapan artis dalam perjalanan tersebut. Namun pada akhirnya dia ingin menggunakan misi itu sebagai kesempatan untuk bertemu belahan jiwanya.

"Ketika perasaan kesepian dan kekosongan perlahan mulai menggelora pada saya, ada satu hal yang saya pikirkan: Terus mencintai seorang wanita," kata Yusaka lagi.

Pada September 2018 lalu, CEO SpaceX Elon Musk mengumumkan bahwa Yusaka akan menjadi pelanggan pertama dalam penerbangan komersil ke angkasa. Rencananya, dia akan terbang menggunakan pesawat Starship yang saat ini sedang dikembangkan SpaceX.

Starship adalah pesawat ruang angkasa besar yang dirancang untuk terbang dengan roket yang disebut Super Heavy. Pesawat itu dapat mengangkut hingga 100 orang ke luar angkasa, termasuk ke Bulan dan Mars.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA