Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Pertama di Dunia, Cina Buat Stasiun Satelit Kuantum Seluler

Jumat 10 Jan 2020 18:19 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Dwi Murdaningsih

Cina mendirikan stasiun darat portabel pertama di dunia untuk mengirim dan menerima komunikasi kuantum.  Foto: Enkripsi data (ilustrasi)

Cina mendirikan stasiun darat portabel pertama di dunia untuk mengirim dan menerima komunikasi kuantum. Foto: Enkripsi data (ilustrasi)

Foto: ©androidspin.com
Kunci kuantum berfungsi untuk melindungi informasi penting pengguna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cina mendirikan stasiun darat portabel pertama di dunia untuk mengirim dan menerima komunikasi kuantum. Stasiun tersebut berhasil terhubung ke Satelit Luar Angkasa Quantum Cina yang memiliki julukan Mozi. Mozi diluncurkan pada Agustus 2016.

Akademisi dari Universitas Sains dan Teknologi Cina di Hefei, Ji-Gang Ren dan rekannya menggunakan stasiun bergerak untuk mengirim transmisi data yang aman dari Jinan di timur laut Cina. Tidak seperti stasiun bumi yang digunakan ketika Mozi diluncurkan, stasiun seluler memiliki berat 80 kilogram (kg). Ukurannya cukup kecil untuk dipasang di bagian atas mobil.

Dilansir di Newscientist.com pada Kamis (9/1), perampingan signifikan dilakukan dengan sedikit penurunan daya pancar. Stasiun darat mentransmisikan data pada laju antara 4.000 dan 10 ribu bit per detik, dibandingkan dengan laju sekitar 40 ribu bit per detik untuk stasiun yang lebih besar.

Tim menggunakan stasiun gerak untuk melakukan distribusi kunci kuantum, yakni suatu bentuk komunikasi yang aman di mana partikel-partikel cahaya (foton) ditransmisikan. Distribusi tersebut memungkinkan dua pihak berbagi kunci rahasia yang digunakan utnuk mengenkripsi dan mendekripsi informasi. Kunci dikirimkan melalui Mozi, antara stasiun bergerak darat di Jinan dan stasiun tetap di Shanghai.

Pembangunan stasiun bumi kuantum seluler merupakan permintaan dari sejumlah pihak, seperti Bank Industri dan Komersial Cina (ICBC) milik negara. ICBC dan People’s Bank of Cina sudah menggunakan distribusi kunci kuantum berbasis satelit antara kota-kota yang jauh, seperti Beijing di timur laut Cina dan Urumqi di ujung barat laut.

Saat ini, tim berencana meluncurkan kuantum nanosatelit dalam dua tahun ke depan yang ditargetkan untuk klien komersial. “Kami ingin semakin banyak pengguna menggunakan kunci kuantum untuk melindungi informasi penting mereka,” kata Ren.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA