Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Blue Origin Uji Coba Roket Wisata Luar Angkasa

Kamis 12 Dec 2019 17:37 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Dwi Murdaningsih

Perusahaan jasa penerbangan luar angkasa milik Jeff Bezos, Blue Origin, kembali meluncurkan roket di pangkalannya, Texas, Rabu (11/12).

Perusahaan jasa penerbangan luar angkasa milik Jeff Bezos, Blue Origin, kembali meluncurkan roket di pangkalannya, Texas, Rabu (11/12).

Foto: blue origin
Roket New Shepard dirancang untuk membawa turis dan asronaut ke luar angkasa.

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Perusahaan jasa penerbangan luar angkasa milik Jeff Bezos, Blue Origin, kembali meluncurkan roket di pangkalannya, Texas, Rabu (11/12). Ini adalah peluncuran uji coba ke-12 roket yang dinamai New Shepard itu.

New Shepard dirancang untuk membawa "turis ruang angkasa" dan astronaut komersial lainnya dalam perjalanan singkat berada di atas lapisan atmosfer. Namun, dalam uji coba kali ini, New Shepard belum membawa penumpang dan juga tanpa awak.

Peluncuran roket berbahan bakar hidrogen itu terlambat satu hari dari jadwal semula lantaran cuaca yang memburuk. Selain itu, peluncuran juga sempat tertunda lantaran kabut. Akhirnya New Shepard lepas landas di fasilitas penerbangan Blue Origin, Texas Barat, pada pukul 00.53 malam.

Dengan mesin BE-3, roket itu meluncur dengan kecepatan 2.227 mile per hour (mph). Lalu, dalam waktu dua menit 45 detik, roket melepaskan kasul untuk melambung sendiri pada ketinggian sekitar 343.061 kaki atau 65 mil.

NASA menetapkan, batas atmosfer ada pada ketinggian 50 mil. Sedangkan Fédération Aéronautique Internationale, badan pengelola internasional untuk olahraga dan catatan terkait penerbangan, menetapkan ambang batas pada 100 kilometer atau 62 mil. Adapun kapsul New Shepard dirancang dan berhasil untuk melampaui kedua standar tersebut.

Setelah kapsul terlepas, terdapat waktu sekitar lima menit berada di atas atmosfer. Itulah waktu yang akan ditawarkan untuk wisata luar angkasa. Setelah itu kapsul kemabali ke atmosfer dan mendatat secara perlahan menggunakan tiga parasut besar.

Tercatat, durasi misi, dari peluncuran hingga pendaratan, adalah 10 menit dan 16 detik. "Ketika kami bergerak ke arah verifikasi New Shepard untuk penerbangan luar angkasa manusia, kami terus mematangkan keamanan dan keandalan kendaraan," kata Blue Origin dalam rilis resminya seperti dikutip dari spaceflightnow.com, Kamis (12/12).

Tujuan program ini adalah untuk meluncurkan penumpang komersial, baik wisatawan luar angkasa, peneliti atau keduanya. Kapsul ini dapat menampung enam penumpang dan menampilkan jendela terbesar yang pernah diletakkan di pesawat ruang angkasa untuk memberikan pemandangan Bumi dan ruang yang benar-benar indah.

Meski demikian, belum diketahui kapan perusahaan akan meluncurkan astronot komersial pertamanya. Termasuk berapa harga tiketnya atau apakah Bezoz berencana untuk naik sendiri ke ruang angkasa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA