Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Gandeng Advan, Indosat Luncurkan Ponsel dengan OS KaiOS

Rabu 11 Des 2019 15:40 WIB

Red: Nora Azizah

Ponsel dengan sistem operasi KaiOS (Ilustrasi)

Ponsel dengan sistem operasi KaiOS (Ilustrasi)

Foto: Youtube
Ponsel bersistem operasi KaiOS ini direkomendasikan bagi pengguna baru ponsel pintar.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo merilis 4G Smart Feature Phone pertama dengan sistem operasi KaiOS. Ponsel ini diluncurkan sebagai solusi pengguna internet pemula berbiaya hemat. Kehadiran Hape Online 4G Smart Feature Phone diharapkan menciptakan kesetaraan digital di seluruh Indonesia.

"Kami selalu berkomitmen untuk ikut menjadi bagian bagi kemajuan bangsa melalui teknologi digital," kata Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo, Hendri Mulya Syam kepada pers di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12).

Hape Online 4G Smart Feature Phone merupakan hasil dari kerja sama Indosat dengan Advan. Peluncuran ini merupakan langkah besar menuju inklusi digital di Indonesia, memberikan pengalaman digital kepada mereka pengguna baru ponsel.

Dengan harga Rp 449.000, Hape Online - 4G Smart Feature Phone dengan sistem operasi KaiOS ini dijual dengan paket bundling Freedom Combo dari IM3 Ooredoo. Pelanggan akan mendapatkan kuota internet gratis 1GB/bulan dan gratis telpon ke sesama IM3 Ooredoo yang dapat dinikmati selama 24 jam.

IM3 Ooredoo dan Advan bundling 4G Smart Feature Phone dilengkapi dengan sistem operasi KaiOS dan chipset MediaTek. Perangkat dengan sistem operasi KaiOS juga bisa digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi seperti WhatsApp, Google Assistant, Facebook, YouTube, and Google Maps.

Baca Juga

Ponsel juga dilengkapi dengan KaiStore, yang menyediakan akses ke lebih dari 200 aplikasi sehari-hari dari penyedia konten lokal maupun internasional dan akan terus bertambah. Saat ini KaiOS menempati urutan ke tiga sebagai sistem operasi ponsel terbesar di dunia, dan digunakan di lebih dari 100 juta ponsel di Eropa, Afrika, Asia dan Amerika.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA