Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

LG Luncurkan Mesin Cuci Pintar Front Loading

Rabu 11 Dec 2019 07:03 WIB

Red: Nora Azizah

LG memperkenalkan mesin cuci berteknologi Artificial Intelligence (AI) DD

LG memperkenalkan mesin cuci berteknologi Artificial Intelligence (AI) DD

Foto: LG.com
Mesin cuci pintar LG mampu mendeteksi hingga 20 ribu karakteristik cucian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produsen elektronik asal Korea, PT LG Electronics Indonesia, memperkenalkan mesin cuci pintar berteknologi Artificial Intelligence (AI) DD. Teknologi ini diklaim bisa mendeteksi 20.000 karakteristik cucian, mulai dari berat hingga jenis bahan.

Baca Juga

Product Marketing Manager Home Appliance PT LG Electronics Indonesia (LGEIN), Jun Yub Lee, menjelaskan, teknologi AI DD itu, mesin cuci bisa memutuskan secara otomatis gerak cucian yang berbeda berdasarkan berat dan tingkat kelembutan pakaian. Untuk itu, pihaknya secara ekspansif terus memperkenalkan mesin cuci, terutama bukaan depan.

Lee mengungkapkan, saat ini pasar mesin cuci dua tabung di Indonesia masih masih mendominasi. Ia memperkirakan 50 persen pasar dikuasai mesin cuci dua tabung, sisanya 30 persen mesin cuci bukaan atas (top loading) dan 20 persen bukaan depan.

"Namun permintaan mesin cuci top loading dan front loading tumbuh pesat," kata Lee, di Jakarta, Selasa (10/12).

Oleh karena itu, ia optimistis pasar mesin cuci di Indonesia dalam waktu yang tidak terlalu lama bakal bergeser ke front loading. Lee juga mengatakan akan mengajukan permintaan ke kantor pusat LG di Korea Selatan agar khusus untuk pasar mesin cuci Indonesia dilengkapi alat penjernih air.

"Hampir 70 persen penggunaan air di Indonesia menggunaan air tanah untuk mencuci," katanya.

Melalui inovasi ini, LG Indonesia juga berharap bisa menguasai 50 persen pasar mesin cuci di Tanah Air. Saat ini, menurut dia, total pasar mesin cuci di Indonesia mencapai 4 juta unit per tahun dan LG ingin menguasai 50 persen pasar tersebut.

"Inginnya (penjualan) dua juta unit per tahun," kata Lee.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA