Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Existential Jadi Kata Paling Populer Tahun Ini

Kamis 05 Dec 2019 09:33 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Reiny Dwinanda

Existential jadi kata terpopuler sepanjang tahun ini versi Dictionary.com.

Existential jadi kata terpopuler sepanjang tahun ini versi Dictionary.com.

Foto: Tangkapan layar
Existential mewakili insiden besar pada tahun ini, seperti Christchurch dan Dorian.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Kata "existential" dalam kamus Bahasa Inggris digadang-gadang menjadi Kata Paling Populer Tahun Ini oleh Dictionary.com. Pilihan tersebut lantaran dinilai mencerminkan berbagai ancaman, krisis, dan lainnya yang digunakan oleh pemberitaan di seluruh dunia sepanjang 2019.

"Dalam data kami, "existential" berbicara tentang perasaan yang bergulat dengan kelangsungan hidup kita, baik secara harfiah maupun kiasan, yang mendefinisikan begitu banyak wacana," kata editor penelitian senior untuk situs tersebut, John Kelly seperti dilansir AP.

Menurut Kelly, masyarakat dunia mulai menoleh kepada kata "existential", tepatnya setelah kasus kebakaran hutan dan badai Dorian, penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru, dan penembakan di El Paso, Texas, AS.

Kelly mengatakan, kata "existential" juga dirasa bisa menyadarkan setiap orang untuk mempertanyakan hal penting pada diri sendiri. Bahkan, kata pilihan Dictionary.com itu juga semakin dikenal ketika ada lonjakan pencarian untuk kata “existential” setelah dilontarkan oleh kandidat presiden dari Partai Demokrat, Bernie Sanders dan aktivis iklim yang berusia 16 tahun Greta Thunberg menandai perubahan iklim sebagai krisis "existential”.

"Itu menggambarkan etos, suasana hati, atau keasyikan untuk tahun yang akan lewat," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Sebagai informasi, kata "existential" mulai muncul pada 1685. Kata itu berasal dari bahasa Latin "existentialis". Artinya berkaitan dengan keberadaan atau karakteristik eksistensialisme filosofis.

Dalam pelaksanaanya, masukkan dari para pemikir seperti Martin Heidegger, Karl Jaspers, Gabriel Marcel, dan Jean-Paul Sartre itu kemudian membentuk dan eksistensialisme. Chief Executive Officer Dictionary.com, Jennifer Steeves-Kiss juga merespons hal tersebut. Menurut dia, pihaknya mulai melihat kata itu sebagai dialog yang dimulai pada Januari hingga tahun 2019 hampir selesai ini.

"Ini adalah tema yang konsisten yang kami lihat dalam data kami, tetapi juga dimanfaatkan dengan berbagai pertanyaan penting di zaman kita," tuturnya.

Dictionary.com memilih kata terbaik setiap tahunnya. Tradisi ini dilakukan sejak 2010.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA