Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Australia Luncurkan Kamera Deteksi Ponsel di Dalam Mobil

Senin 02 Dec 2019 01:40 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nora Azizah

Kamera mobil (Ilustrasi)

Kamera mobil (Ilustrasi)

Foto: abc news
Kamera pendeteksi ponsel dipakai untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Negara bagian New South Wales (NSW) di Australia meluncurkan kamera pendeteksi penggunaan ponsel di mobil, Ahad (1/12). Memanfaatkan fitur terbaru ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kematian di jalan raya.

Program deteksi ponsel melibatkan kamera yang beroperasi siang dan malam di semua kondisi cuaca. Transport for NSW, yang mengelola layanan transportasi negara, menyatakan, fitur ini akan memantau pengemudi yang menggunakan ponsel.

"Ini sistem untuk mengubah budaya," Asisten Komisaris Polisi NSW Michael Corboy kepada media Australia pekan lalu, dikutip dari Theguardian.

Membuat atau menerima panggilan suara saat mengemudi di NSW adalah kegiatan yang legal. Namun, kondisi itu legal ketika menggunakan perangkat bebas dari genggaman tangan.  Sedangkan semua fungsi lain, seperti panggilan video, menggunakan media sosial dan fotografi, adalah ilegal saat berada di belakang kemudi.

Menurut data statistik resmi, sepanjang tahun ini, sebanyak 329 orang telah meninggal di jalan-jalan NSW dibandingkan dengan 354 orang meninggal pada 2018. NSW ingin mengurangi jumlah kematian di jalan sebesar 30 persen pada tahun 2021 dan berharap penggunaan alat baru ini akan membantu mencapai tujuan tersebut.

Kamera pendeteksi ponsel menggunakan kecerdasan buatan untuk meninjau gambar dan mendeteksi penggunaan perangkat secra ilegal. Gambar yang diidentifikasi oleh sistem otomatis menunjukan kegiatan ilegal yang dilakukan pengemudi akan diverifikasi oleh personel yang berwenang.

Selama tiga bulan pertama setelah sistem pendeteksian beroperasi, pengemudi yang melanggar akan mendapatkan surat peringatan. Setelah uji coba itu selesai, bagi pelanggar akan dikenai denda standar 344 dolar Australia dan denda 457 dolar Australia di zona sekolah. Dalam kedua kasus tersebut, pengemudi juga akan menerima poin penalti.

Selain NSW di Australia, Belanda pun telah meluncurkan sistem serupa pada bulan Oktober. Bagi yang kedapatan menggunakan ponsel ketika mengemudi, akan terkena denda 240 euro.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA