Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Xiaomi Kian Tertarik Perluas Jaringan Bisnis di Indonesia

Rabu 20 Nov 2019 14:04 WIB

Red: Nora Azizah

Logo Xiaomi.

Logo Xiaomi.

Foto: EPA
Xiaomi berencana buka lebih banyak Mi Store di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Xiaomi disebut akan meningkatkan investasi di Indonesia pada tahun depan. Perusahaan asal China ini akan berinvestasi dengan membuka lebih banyak Mi Store di Indonesia.

Baca Juga

Peningkatan investasi dilakukan dengan menggandeng lebih dari 2.000 toko penjual telepon seluler di seluruh Indonesia. Investasi lain, Xiaomi akan membuka gerai layanan purna jual dan perbaikan produk.

"Xiaomi berencana memperluas jaringan bisnis dan investasi di Indonesia," ujar Wakil Direktur Internasional Xiaomi Christine Wong saat bertemu Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, beberapa waktu lalu.

Xiaomi berdiri pada 2010 dan saat ini memiliki lebih dari 20 ribu orang pekerja di seluruh dunia. Sebanyak 1.600 staf utamanya berasal dari berbagai negara di luar China.

Xiaomi pertama kali datang ke Indonesia pada 2014. Saat ini, staf utama Xiaomi Indonesia berjumlah sekitar 100 orang. Pabrik Xiaomi di Batam memperkerjakan lebih dari 2.000 orang.

Produksi perdana pabrik Xiaomi di Indonesia adalah ponsel tipe Redmi A4 pada Februari 2017. Indonesia merupakan partner luar negeri paling penting bagi Xiaomi. Oleh karena itu Xiaomi juga bekerja sama dengan semakin banyak pihak di Indonesia, demikian Wong.

Xiaomi pernah menyelenggarakan "Suppliers Summit" pada 2018 di Batam dan Xiaomi Developers Conference (MiDC) pada September 2019 di Jakarta. Acara ini berhasil menarik minat para perusahaan rintisan Indonesia dan developer individual untuk berbagi ide mengenai pengembangan teknologi.

"Makanya kami akan terus mengajak Xaomi untuk berkolaborasi dengan startup di Indonesia serta merekrut generasi muda kreatif Indonesia," kata Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari, Rabu (20/11).

Djauhari menyebutkan, melihat demografi dan proyeksi kemajuan ekonomi Indonesia, maka Xiaomi harus menanamkan modal lebih besar di Indonesia. Itu sebabnya pihaknya terus mendorong Xiaomi untuk berkolaborasi dengan Indonesia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA