Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Thursday, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 December 2019

Apple Hilangkan Aplikasi Vaping dari App Store

Selasa 19 Nov 2019 06:54 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

AppStore. Ilustrasi

AppStore. Ilustrasi

Foto: Google
Apple hapus 1818 aplikasi vape dari App Store.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apple mengambil langkah tegas untuk tidak mempromosikan vape dengan menghilangkan semua aplikasi terkait vape dari App Store di seluruh dunia. Aplikasi yang dihilangkan meliputi aplikasi berbelanja, jejaring sosial, berita hingga permainan yang berkaitan dengan vape atau kegiatan vaping.

Apple mulai menghentikan promosi produk vape pada App Store sejak Juni lalu. Salah satu hal yang dilakukan Apple kala itu adalah tidak menerima aplikasi baru apapun yang berkaitan dengan vape atau aktivitas vaping.

Per Jumat lalu, Apple mengungkapkan bahwa mereka telah menghapus 1818 aplikasi terkait vape dari App Store di seluruh dunia. Aplikasi yang sudah terlanjur terpasang pada gawai pengguna masih bisa beroperasi dan dapat dipindahkan ke gawai lain.

Langkah ini diambil Apple untuk membantu menurunkan paparan pemasaran rokok elektrik kepada generasi muda. Selain itu, Apple beraharap tindakan yang mereka ambil juga dapat menurunkan minat generasi muda untuk menggunakan produk-produk rokok elektrik seperti vape.

"Apple menetapkan contoh mengenai tanggung jawab perusahaan dalam melindungi anak-anak kita," ungkap Prsident Capaign for Tobacco-Free Kids Matthew Myers memuji Apple, seperti dilansir WebMD.

Komitmen Apple dalam melindungi generasi muda dari paparan vape dan kegiatan vaping memang beralasan. Belum lama ini, banyak ahli yang tergabung dalam organisasi seperti CDC hingga American Heart Association mengeluarkan peringatan terkait bahaya vape dan kegiatan vaping.

Peringatan ini muncul setelah adanya beragam temuan kasus cedera paru dan bahkan kematian terkait rokok elektrik dan produk vape. Imbauan agar produk-produk ini ditarik dari peredaran bahkan bermunculan karena dianggap sebagai ancaman bagi kesehatan masyarakat.

"Kami setuju, dan kami memperbarui App Store Review Guidelines kami," ungkap Apple melaluipernyataan resmi.

Baca Juga


Perbaruan App Store Review Guidelines ini menyatakan bahwa semua aplikasi yang mendorong atau memfasilitasi penggunaan produk vape dilarang beredar di App Store. Aturan ini berlaku secara global bagi pengguna gawai Apple di seluruh dunia.
 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA