Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Jumat, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 Desember 2019

Berdamai dengan Ponsel Pintar

Selasa 19 Nov 2019 06:57 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nora Azizah

Bermain Ponsel (Ilustrasi)

Bermain Ponsel (Ilustrasi)

Foto: Pexels
Menjaga hubungan lebih sehat dengan ponsel dapat meminimalkan stres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa smartphone dapat mengganggu tidur, produktivitas, kesehatan mental, dan kontrol impuls seseorang. Bahkan memiliki smartphone dapat mengurangi kapasitas kognitif yang tersedia.

Dilansir melalui Inverse, Selasa (19/11), penelitian terbaru menyarankan agar kita lebih memerhatikan potensi smartphone yang dapat mempersingkat hidup kita dengan secara kronis meningkatkan kadar kortisol kita, salah satu hormon stres utama tubuh. Kortisol diproduksi ketika kita berada di bawah tekanan.

Baca Juga

Namun, perannya adalah untuk menjaga tubuh dalam siaga tinggi dengan meningkatkan kadar gula darah dan menekan sistem kekebalan tubuh. Ini membantu kita dengan baik ketika berhadapan dengan ancaman fisik langsung yang diselesaikan dengan cepat.

Tetapi ketika kita dihadapkan dengan stresor emosional yang berkelanjutan (seperti email kantor selama 24 jam), peningkatan kadar kortisol secara kronis dapat menyebabkan semua jenis masalah kesehatan termasuk diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, dan depresi. Risiko jangka panjang untuk penyakit, serangan jantung, stroke, dan demensia juga meningkat, yang semuanya dapat menyebabkan kematian dini.

Untuk mengatasinya, Anda harus dapat menjaga hubungan yang lebih sehat dengan smartphone, sehingga dapat memaksimalkan manfaat dan meminimalkan stres yang mereka bawa dalam hidup Anda. Berikut beberapa tips menggunakan smartphone secara lebih sehat.

 

photo
Perempuan bermain ponsel sebelum tidur. Ilustrasi



Gunakan apliaksi Screen Time Apple, ActionDash Android, atau aplikasi Moment untuk mengetahui seberapa sering Anda menggunakan ponsel Anda dan aplikasi mana yang menghabiskan sebagian besar waktu Anda.

Matikan semua kecuali notifikasi aplikasi yang paling penting (seperti pesan pribadi) sehingga Anda dapat mengambil kembali kendali ketika Anda melihat ponsel Anda. Anda juga dapat mengalokasikan waktu tertentu dalam sehari untuk bebas dari notifikasi.

Matikan opsi "push" atau "fetch new data" pada email smartphone Anda.  Dengan cara ini, email hanya akan muncul ketika Anda membuka aplikasi email dan melakukan refresh. Sebagai bonus tambahan, ini akan membantu memperpanjang usia baterai ponsel Anda.

Luangkan waktu untuk menyelesaikan pemberhentian digital, yang mencakup unfollow orang / halaman. Dan berhenti berlangganan dari daftar email Yang menyebabkan Anda stres atau tidak menguntungkan Anda. Ingat, Anda dapat berhenti mengikuti teman di Facebook tanpa harus menolak permintaan pertemanan mereka.

Buat zona bebas teknologi di rumah Anda, seperti meja dapur atau kamar tidur. Pendekatan "tak terlihat" akan membantu menjaga stres yang dihantarkan dari ponsel pintar merambat ke dalam waktu henti Anda.

Atur jam malam digital untuk mendukung tidur restoratif yang lebih baik dan jangan simpan ponsel Anda di sebelah tempat tidur Anda. Alih-alih meraih telepon Anda langsung saat bangun tidur, mulailah hari Anda dengan meditasi singkat, olahraga, atau sarapan yang lambat.

Berhati-hatilah dan ingin tahu tentang seberapa sering Anda menggunakan telepon di siang hari hanya karena bosan. Alih-alih membombardir pikiran Anda dengan informasi, gunakan kesempatan ini untuk menjernihkan pikiran Anda dengan latihan pernapasan pendek.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA