Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Kamis, 8 Rabiul Akhir 1441 / 05 Desember 2019

Peneliti Brazil Temukan Fosil Dinosaurus Karnivora Tertua

Jumat 15 Nov 2019 21:24 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Kerangka dinosaurus.

Kerangka dinosaurus.

Foto: EPA
Dinosaurus diprediksi hidup 233 juta tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, BRASILIA -- Sebuah tim peneliti dari Universidade Federal de Santa Maria dan Universidade de São Paulo di Brazil, telah menemukan dan mengidentifikasi fosil dinosaurus karnivora tertua hingga saat ini. Dilansir di Phys.org, Kamis (14/11) dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal PeerJ, kelompok itu menggambarkan temuan mereka dan di mana mereka percaya itu cocok dalam sejarah dinosaurus.

Para peneliti melaporkan bahwa mereka menemukan fosil ketika sedang menggali di dekat kota Santa Maria di Rio Grande do Sul.  Mereka menamainya Gnathovorax cabreirai, yang menggabungkan nama peneliti dengan penemuan Sergio Furtado Cabreira dengan terjemahan bahasa Latin yang berarti "rahang untuk melahap benda-benda."  Para peneliti percaya itu adalah contoh tertua dinosaurus karnivora.

Mereka telah memperkirakan fosil itu sekitar 233 juta tahun yang lalu, yang akan menempatkannya pada masa Trias, masa ketika Amerika Selatan masih menjadi bagian dari Pangaea.  Mereka melaporkan bahwa fosil itu utuh dan dalam kondisi sangat baik.

Baca Juga

Saking baiknya kondisi fosil, mereka dapat memasukkan kepala ke dalam pemindai CT, yang memberi mereka beberapa informasi mengenai otak makhluk purba. Para peneliti percaya dinosaurus tersebut memiliki keseimbangan dan penglihatan yang baik.

Ilmuwan melaporkan dinosaurus menggunakan gigi dan cakar yang tajam untuk menangkap dan memakan mangsa. Mereka juga melaporkan bahwa dinosaurus itu memiliki panjang sekitar tiga meter dan beratnya sekitar satu ton, membuatnya agak dekat dengan ukuran kuda modern.

Karena usianya, para peneliti percaya bahwa fosil tersebut mewakili pemangsa puncak, dan yang terbesar di daerah tempat tinggalnya. Studi kerangka fosil menunjukkan bahwa G. cabreirai terkait dengan sekelompok dinosaurus yang dikenal sebagai Herrerasauridae, yang merupakan theropoda.

Temuan ini menunjukkan G. cabreirai dapat digunakan untuk lebih memahami sifat-sifat dinosaurus pemakan daging awal yang datang sebelum jenis yang lebih terkenal seperti Tyrannosaurus rex, yang jauh lebih besar dan muncul puluhan juta tahun kemudian. Mereka mencatat bahwa bukti fosil dinosaurus pada masa itu cukup langka, yang menjadikan temuan baru ini semakin penting.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA