Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Fosil Dinosaurus Berparuh Bebek Ditemukan di Alaska

Kamis 31 Oct 2019 15:22 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Fosil dinosaurus rakasa.

Fosil dinosaurus rakasa.

Foto: sputniknews
Arkeolog menemukan fosil hadrosaur yang berasal dari sekitar 66 juta tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, ALASKA -- Para arkeolog telah mengungkap gambaran yang lebih jelas tentang seperti apa habitat spesies dinosaurus berkat jejak kuno makhluk yang ditemukan di Semenanjung Alaska. Hal itu terungkap dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal terbuka PLOS ONE, Rabu (30/10).

Baca Juga

Penelitian itu mencatat puluhan jejak kaki dinosaurus yang tersimpan di Formasi Chignik, endapan sedimen pantai yang berasal dari sekitar 66 juta tahun yang lalu selama Zaman Kapur Akhir. Dilansir di Courthousenews, Kamis (31/10) disebutkan, sebagian besar jejak kaki adalah hadrosaur, dinosaurus herbivora berparuh bebek tebal yang berukuran sekitar 10-40 kaki.

Fosil Hadrosaur adalah yang paling umum ditemukan di garis lintang tinggi, kata para peneliti. Sementara beberapa jejak kaki yang ditemukan adalah dinosaurus lapis baja dan tyrannosaurus besar, 93 persen dari jejak adalah milik hadrosaurus.

"Studi kami menunjukkan sesuatu tentang preferensi habitat untuk beberapa dinosaurus dan juga bahwa dinosaurus dengan paruh bebek sangat banyak," kata Anthony Fiorillo dari Museum Alam dan Sains Perot di Texas.

Studi ini tampaknya mendukung penelitian sebelumnya tentang habitat hadrosaurs. Peneliti menemukan bahwa spesies ini banyak di habitat pantai di mana mereka memiliki akses kepada banyak vegetasi.  Meskipun fosil mereka telah ditemukan di bagian lain Alaska, bukti baru ini menunjukkan bahwa mereka juga membuat rumah mereka di bagian barat daya negara bagian ini.

Para peneliti menilai bahwa memahami preferensi habitat pada hewan-hewan ini akan berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana ekosistem berubah melalui waktu ketika kondisi lingkungan bergeser dan dinosaurus bermigrasi melintasi koridor utara antar benua.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA