Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Google Maps dan Waze, Apa Bedanya?

Rabu 23 Okt 2019 03:23 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nora Azizah

Google Maps.

Google Maps.

Foto: Pexels
Dua aplikasi navigasi ini besutan Google, namun ada perbedaan dari keduanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dilansir dari laman USA Today, Rabu (23/10), Google memiliki dua aplikasi navigasi yang hebat, tetapi masing-masing memiliki perbedaan yang berbeda, yaitu Google Maps dan Waze. Namun cukup mengherankan mengapa Google membuat dua aplikasi navigasi.

Baca Juga

Bahkan keduanya bisa diakses secara gratis. Jadi mengapa tidak mencampur dan mencocokkan?

Singkatnya, Waze bisa digunakan untuk menemukan rute terbaik di mana saja. Biasanya melalui beberapa jalan yang belum pernah Anda lalui sebelumnya, dengan sedikit iklan yang menghalangi perjalanan Anda.

Hasil lalu lintas berasal dari sumber kerumunan. Wazers terhubung ke mesin master Waze, yang mengingatkan komputer ke tempat lalu lintas yang didukung.

Sementara Google Maps lebih berfitur lengkap, dengan tautan ke restoran lokal, bar, kedai kopi, daftar acara terdekat, dan cara menuju ke sana, baik saat Anda mengemudi, berjalan kaki, bersepeda atau transportasi umum.

Sesuatu yang dimiliki Google Maps tapi tidak dimiliki Waze adalah pelacakan ke mana pun Anda pergi. Sebaliknya, fitur yang ada pada Google Maps adalah alat seperti Waze, yaitu kemampuan orang untuk melaporkan kerusakan, jebakan kecepatan, dan perlambatan lalu lintas dari iPhone mereka.

Selain itu, Google menambahkan kemampuan untuk melaporkan empat jenis insiden baru, yakni konstruksi, penutupan jalur, kendaraan yang cacat, dan benda-benda di jalan seperti puing-puing untuk mengingatkan orang lain tentang kemungkinan penghalang ini.

Ini, memang, membuat Google Maps lebih seperti Waze. Waze adalah unit terpisah dan independen dalam Google yang tidak perlu mengambil data pengguna seperti halnya Google. Waze menghasilkan uang dengan iklan berbasis lokasi di dalam petanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA