Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Sejumlah Cara Agar tidak Terjebak Scammer

Jumat 11 Oct 2019 16:54 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Nora Azizah

Penipuan daring (Ilustrasi)

Penipuan daring (Ilustrasi)

Foto: Aljazeera
Akses jarak jauh sering menjadi celah bagi penipu internet (scammer).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teknologi saat ini sudah semakin canggih, bahkan peralatan elektronik dapat dikendalikan dari jauh dengan menggunakan internet. Di balik itu, seringkali banyak orang tidak sadar akses jarak jauh itu dapat menjadi celah bagi para penipu di internet atau scammer.

Mereka bisa saja mengaku sebagai bagian dari dukungan teknis yang akan menyelesaikan masalah seseorang melalui telepon atau melalui pesan e-mail. Bahkan penipu dapat menyamar sebagai polisi yang mencari komputer seseorang dari jarak jauh.

Berbicara secara umum, tidak ada satu orang pun yang boleh mendapatkan akses jarak jauh. Polisi sesungguhnya tidak akan pernah mencari komputer dari jarak jauh. Jika seseorang merupakan tersangka, mereka akan mengunjungi pelaku secara langsung dan dilengkapi surat perintah.

Namun, ketika suatu hari pengguna memang menghubungi layanan dukungan teknis dari perusahaan yang dipercaya 100 persen dan bantuan akses jarak jauh adalah satu-satunya pilihan yang tersedia, Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan pengecualian dan memberikan izin akses jarak jauh.

Perusahaan perangkat lunak antivirus Kapersky memberikan saran apabila seseorang dengan sengaja menghubungi tiba-tiba dan meminta akses ke komputer. Kapersky, melalui siaran pers yang diterima oleh Republika, Jumat (11/10),  menyarankan untuk jangan pernah mendengarkan para scammers dan ancamannya.

Jangan ragu untuk mengatakan “tidak”. Selanjutnya jika terdapat aktivitas mencurigakan di komputer, segera pindai dengan produk antivirus yang andal untuk menemukan dan menetraklkan malware jika ada.

Selalu rekam dan catat nomor telepon yang menghubungi Anda. Lakukan pencarian nomor tersebut di mesin pencarian internet.

Jika mereka belum termasuk dalam daftar kriminal di dunia maya, Anda dapat menambahkan nomor telepon tersebut ke database penipuan dan spam. Dengan upaya tersebut, secara tidak langsung memberi tahu pengguna lain akan adanya penipuan pada waktu tertentu dan membantu mereka agar tidak terjebak oleh para scammers.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA