Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Ilmuwan Dapatkan Petunjuk Rahasia Piramida Giza

Senin 07 Oct 2019 21:52 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih

Patung Sphinx dan Piramida Giza di Mesir (ilustrasi).

Patung Sphinx dan Piramida Giza di Mesir (ilustrasi).

Foto: AP
Ilmuwan meyakini ada kamar rahasia di bawah piramida yang menjadi makam Firaun.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO — Makam Firaun Khufu selama ini masih diselimuti misteri.  Tidak ada jenazah yang ditemukan di dalamnya, setelah puluhan tahun penggalian dilakukan di situs tersebut.

Namun, beberapa waktu lalu, seorang ahli Mesir kuno mengatakan ada petunjuk terbaru yang dapat menjadi jawaban dari hal ini.

Ahli tersebut, yakni Matthew Sibson mempelajari seksama sejumlah temuan yang didapat dari upaya-upaya penggalian sejak 1992.

Dia mulai meyakini ada bukti ilmiah bahwa mungkin sebuah kamar rahasia di bawah Piramida Agung Giza adalah tempat peristirahatan terakhir bagi Firaun yang terkenal.  Dalam video yang diunggah di dari akun Ancient Atchitects di Youtube, Sibson menjelaskan secara rincin mengenai temuan-temuan dari penggalian sejak 1992.

Ia juga mengatakan bahwa tujuan dari hal itu adalah melakukan metode non-destruktif untuk mensurvei daerah di sekitar ruang bawah tanah.

"Penggalian ini dipimpin oleh Jean Kerisel dan bertujuan melakukan sejumlah metode non-destruktif untuk mensurvei daerah di sekitar ruang bawah tanah dan menuruni lorong di bawah struktur besar," kata Sibson dilansir Sputnik, Senin (7/10).

Sibson juga mengatakan bahwa tim penggali menemukan rongga 1,6 meter di bawah salah satu lorong serta lubang kecil di atasnya turun dari jalur horisontal. Rongga ini dianggap oleh  para ilmuwan sebagai anomali yang terjadi secara alami, yaitu yang terjadi karena pemisahan lapisan batu kapur.

Meski demikian, Sibson mengatakan ada yang lebih dari hal itu. Ia mengatakan khususnya karena rongga tersebut juga sejajar dengan lubang lain yang terlihat oleh Tim Kerisel.

"Sebuah poros sumur yang membentang melalui struktur yang besar itu berbaris tepat dengan lubang di bawah bagian horizontal dari lorong yang menurun seperti halnya kecenderungan sebagian besar lorong yang menurun," jelas Sibson.

Sibson memiliki asumsi bahwa apapun yang ada di bawah lantai bisa saja sengaja ditutup dan lorong paling bawah piramida hanya dimodifikasi untuk menyembunyikannya. Alasan satu-satunya mengapa rongga tersebut disembunyikan adalah karena itu adalah makam dari orang kaya.

"Saya cenderung berpikir bahwa apa yang kita lihat adalah ruang tersembunyi dan fitur asli Piramida," kata Sibson.

Sibson juga mengklaim dengan asumsi yang dibuat oleh beberapa ahli Mesir bahwa Piramida besar dirancang sebagai tempat pemakaman Khufu. Meski demikian, jenazah itu belum pernah ditemukan di daerah tersebut.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA