Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

BRTI Siapkan Penangkal IMEI Palsu

Jumat 04 Oct 2019 05:40 WIB

Red: Nidia Zuraya

Nomor identitas telepon seluler (international mobile equipment identity/ IMEI)

Nomor identitas telepon seluler (international mobile equipment identity/ IMEI)

Foto: IMEI.ORG
Sistem kontrol IMEI penting untuk melindungi industri dan konsumen di dalam negeri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sudah menyiapkan aturan untuk mengantisipasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang dikloning atau palsu. Penangkal IMEI palsu ini akan diterapkan jika regulasi IMEI diberlakukan.

"Kami sedang mendiskusikan regulasi terkait perangkat yang masuk," kata Komisioner BRTI, Agung Harsoyo di Jakarta, Kamis (3/10).

Agung mengatakan sistem dalam nomor IMEI mirip dengan sistem yang terdapat di kartu seluler karena ada beberapa aspek yang tidak bisa diubah. Secara teori maupun praktik, identitas keamanan (security identity) perangkat keras dapat dikunci.

BRTI akan menetapkan IMEI perangkat yang masuk ke Indonesia dikunci agar tidak dapat diakses melalui sistem operasi. Saat ini, ketika perangkat menyala, sinyal radio akan aktif dan melaporkan identitas perangkat (IMEI) tersebut.

Identitas ponsel terlihat melalui IMEI yang tertulis di belakang konektor SIM. Sistem yang tidak dikunci memungkinkan sistem operasi untuk memotong dan mengganti dengan identitas lain.

BRTI lantas menggali cara agar terdapat standard untuk menguji apakah IMEI perangkat yang masuk ke Indonesia sudah terkunci. "Begitu aturan berlaku, ponsel yang tidak memenuhi aturan tidak boleh masuk," kata Agung.

BRTI belum menyatakan kapan aturan tentang IMEI itu berlaku karena harus berdiskusi dengan produsen ponsel.




sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA