Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Bukalapak Berencana Kembangkan Fitur Syariah

Senin 16 Sep 2019 19:20 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Bukalapak akan mengembangkan fitur marketplace syariah pada platformnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Bukalapak Muhamad Fajrin Rasyid mengatakan, pihaknya berencana akan mengembangkan adanya fitur marketplace syariah pada platform Bukalapak dalam waktu dekat.

“Jadi, ini adalah fitur dalam Bukalapak sehingga masyarakat bisa menemukan produk halal dan syariah,” katanya di Jakarta, Senin (16/9).

Ia menuturkan, rencana tersebut muncul karena mendapat dorongan dari Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) agar Bukalapak bisa memanfaatkan platform digital yang dimiliki untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

Selain itu, adanya peningkatan kebutuhan produk halal dan syariah di masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti dengan produk investasi syariah yang ada di BukaLapak secara size ternyata lebih besar dibandingkan produk konvensional.

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya sedang pada tahap pengumpulan dan pendataan produk-produk halal yang akan masuk dalam platform tersebut sehingga belum bisa memastikan target waktu untuk meluncurkan fitur berbasis syariah itu.

Nantinya, pengguna bisa mencari berbagai produk halal dalam fitur syariah itu seperti fitur-fitur yang sudah ada seperti Buka Reksa, Buka Zakat, dan Buka Modal serta pengguna juga akan menggunakan payment gateway berbasiskan syariah.

“Belanja Berkah menjadi target dalam mengantarkan produk langsung ke tangan para pelanggan,” ujarnya.

Menurut dia, tren halal dan syariah saat ini sangat berpotensi sebagai rantai ekosistem ekonomi digital syariah dengan didukung fakta terkait posisi Indonesia yang memiliki penduduk muslim terbanyak di dunia sehingga menjadi salah satu sasaran marketplace berbasis syariah yang sangat besar.

Dalam hal tersebut, Bukalapak berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti KNKS, perbankan syariah, pelaku fintech, serta para pengusaha UMKM.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA