Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Tengkorak Tertua Berusia 14 Ribu Tahun Ditemukan di Inggris

Rabu 04 Sep 2019 02:15 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

Seseorang menemukan kembali tengkorak paling tua di Inggris bernama Greta..

Seseorang menemukan kembali tengkorak paling tua di Inggris bernama Greta..

Foto: daily star
Tengkorak ilmuwan bernama Greta sempat hilang selama 40 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BRANSTON -- Seseorang menemukan kembali tengkorak paling tua di Inggris. Tengkorak seorang wanita yang ditemukan di lubang kerikil Staffordshire diperkirakan berusia lebih dari 14 ribu tahun. Ini adalah tengkorak lengkap tertua yang ditemukan di Inggris.

Tengkorak, dari seorang ilmuwan yang bernama ' greta ,' digali di Branston, Staffordshire, pada tahun 1943. Pada saat itu diyakini berusia sekitar 10 ribu tahun dan dipajang di Burton Trent Museum. Tetapi setelah museum ditutup sekitar 40 tahun yang lalu, tengkorak Greta hilang.

Dilansir di Daily Star, Selasa (3/9), tengkorak itu ditemukan kembali terkunci dan tertutup debu di Stoke's Potteries Museum oleh penggila arkeologi David Adkins. Pemeriksaan lebih dekat terhadap barang-barang lain yang ditemukan bersama Greta menunjukkan bahwa tengkorak itu mungkin jauh lebih tua daripada yang diperkirakan semula.

"Saya kembali ke catatan kertas dan menemukan terkubur di arsip sebuah data dari gigi raksasa yang berasal dari lokasi yang sama setelah Greta ditemukan. Mammoth punah di Inggris lebih dari 14 ribu tahun yang lalu," kata David, manajer pusat komunitas dari Burton.

Jika gigi itu adalah salah satu benda kubur di makam Greta, dia mungkin berusia lebih dari 14 ribu tahun. Tengkorak ini membawa kembali ke masa Palaeolitik atau Zaman Batu Awal.

"Ini akan luar biasa, saya tidak tahu ada tengkorak lengkap pria atau wanita dari periode ini," tambah David.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA