Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Kawasan Kayutangan Jadi Ibu Kota Heritage Malang Raya

Sabtu 31 Aug 2019 06:19 WIB

Red: Esthi Maharani

Kawasan bersejarah Kayutangan, Kota Malang.

Kawasan bersejarah Kayutangan, Kota Malang.

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Kawasan Kayutangan banyak bangunan kuno peninggalan masa Hindia Belanda

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG  - Kawasan Kayutangan yang memiliki nilai sejarah dan merupakan pusat perdagangan dan pertokoan Kota Malang, Jawa Timur, pada era Hindia Belanda diresmikan menjadi Ibu Kota Heritage Malang Raya.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pemilihan wilayah Kayutangan untuk ditetapkan sebagai Ibu Kota Heritage Malang Raya dikarenakan pada kawasan tersebut memiliki banyak bangunan kuno peninggalan masa Hindia Belanda, dan memiliki potensi sebagai destinasi wisata yang sangat besar.

"Sudah ada Kampung Heritage, yang menguatkan posisi Kayutangan sebagai Ibu Kota Heritage Malang Raya. Ke depan, akan terus kembangkan," kata Sutiaji, pada saat meresmikan Kayutangan sebagai Ibu Kota Heritage Malang Raya, di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (30/8).

Wilayah Malang Raya merupakan gabungan dari tiga wilayah yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Diharapkan, dengan diresmikannya kawasan Kayutangan sebagai Ibu Kota Heritage Malang Raya tersebut bisa memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Menurut Sutiaji, dalam upaya untuk mengembangkan kawasan Kayutangan tersebut Pemerintah Kota Malang mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Tahun depan, rencananya bandara di Malang akan menjadi bandara internasional. Sehingga Kayutangan bisa berpotensi menjadi tujuan wisata internasional," ujar Sutiaji.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA