Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Genesys Tawarkan Sistem Pelayanan Pelanggan Gunakan AI

Selasa 06 Agu 2019 17:04 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Senior Vice President dan General Manager untuk Genesys Asia Pasifik dan Jepang, Keith Budge (tengah)

Senior Vice President dan General Manager untuk Genesys Asia Pasifik dan Jepang, Keith Budge (tengah)

Foto: Istimewa
Aplikasi AI bekerja secara harmonis secara real-time dari pemasaran ke penjualan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dengan pangsa pasar yang luar dan jumlah penduduk yang banyak, membuat Indonesia berpeluang untuk mengembangkan sistem pelayanan pelanggan dengan menggunakan kecerdasan buatan atau AI. Genesys merupakan salah satu perusahaan di bidang omnichannel dalam pelayanan pelanggan dan pusat kontak pencarian solusi menjadikan Indonesia sebagai target utamanya.

Misalnya, Genesys baru-baru ini menunjuk Hunady Budihartono sebagai Country Manager untuk Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang ruang teknologi perusahaan, Hunady, memiliki tanggung jawab utama untuk mengembangkan kehadiran perusahaan dan mengawasi strategi operasionalnya di Indonesia.

Setahun belakangan ini, Hunady memperluas pangsa pasar perusahaan di Indonesia dalam kapasitasnya terdahulu sebagai Regional Sales Manager untuk Genesys Asia Tenggara, yang menunjukkan pemahaman mendalam tentang kawasan ini dan membuatnya sangat cocok untuk posisi tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Genesys telah mengalami momentum bisnis yang cepat di Indonesia. Bahkan Genesys telah menambahkan beberapa merek ternama ke dalam portofolio pelanggannya termasuk salah satu dari perusahaan perjalanan multi-miliar di Asia.

Genesys juga telah menutup kesepakatan enam angka (six-figure) dengan bank regional yang diakui sebagai salah satu kelompok jasa keuangan terbesar di Asia Tenggara. Genesys juga berencana untuk memperluas jumlah mitra strategis yang bekerja sama dengannya di Indonesia untuk memajukan momentum bisnis ini.

Hal ini akan memperkuat kemampuan perusahaan untuk memberikan kemampuan customer experience terobosan baru yang memanfaatkan cloud, AI, dan teknologi baru lainnya untuk organisasi di seluruh negeri.

Senior Vice President dan General Manager untuk Genesys Asia Pasifik dan Jepang, Keith Budge mengatakan semakin banyak organisasi yang tertarik untuk mengambil keuntungan dari cloud, AI dan saluran digital untuk terlibat pada tingkat yang lebih personal dengan pelanggan.

“Kami mengantisipasi perubahan ini untuk memacu permintaan akan solusi Genesys, sejalan dengan potensi digital yang maju dalam ekonomi internet terbesar dan tercepat di Asia Tenggara,” kata Keith dalam wawancara terbatas dengan sejumlah media di Jakarta, Selasa (6/8).

Di era dimana konsumen sudah sangat terhubung, pendekatan omni-channel dan personal  untuk customer experience bukan hanya pilihan, tetapi merupakan kebutuhan strategis. Menurut Frost & Sullivan,customer experience berada di jalur untuk menyalip harga dan produk sebagai pembeda merek utama pada tahun 2020.

Ia menilai digitalisasi yang pesat di seluruh Indonesia telah menciptakan peningkatan jumlah titik sentuh digital yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk menggali consumer insights, yang akan memunculkan peluang bagi customer experience dalam sektor-sektor di mana kemampuan Genesys tidak ada duanya.

“Dukungan berkelanjutan dari klien dan mitra kami di Indonesia sangat berharga, juga menjadi penegasan efektivitas teknologi kami. Perluasan tim dan jaringan bisnis kami memberi kami sumber daya yang diperlukan untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan kemampuan customer experience, menegaskan kembali komitmen kami untuk mendukung pertumbuhan bisnis di Indonesia pada saat yang tepat dalam perjalanan digitalisasi negara,” tambah Budge.

Dengan transformasi digital yang semakin cepat, customer experience akan menjadi vital bagi bisnis untuk mempertahankan keunggulan kompetitif mereka. Platform customer experience Genesys, yang didukung oleh AI dan teknologi cloud, bertujuan untuk memecahkan tantangan utama yang dihadapi oleh banyak perusahaan.

Diskontinuitas ini ada karena teknologi di balik interaksi ini biasanya tidak terhubung, yang mengarah ke volume besar dari data yang dihilangkan. Genesys baru-baru ini merilis kemampuan komputasi baru yang memungkinkan beberapa aplikasi AI bekerja bersama secara harmonis secara real-time dari pemasaran ke penjualan hingga ke layanan. Sehingga memunculkan manajemen perjalanan pelanggan terlengkap yang tersedia saat ini.

Dengan memanfaatkan semua data yang relevan di seluruh perjalanan pelanggan, solusi Genesys AI dapat mengatur, mengukur, dan mengoptimalkan proses di setiap titik kontak. Hal ini memungkinkan bisnis untuk menyesuaikan otomatisasi, saluran komunikasi dan penawaran pemasaran serta penjualan untuk pelanggan individu, memperkenalkan tingkat personalisasi yang sangat mendalam dan akurat.

Kemampuan AI ini dijalankan oleh Genesys Cloud, platform perusahaan inovasi berkecepatan tinggi yang dengan mulus mengoptimalkan perjalanan pelanggan dan karyawan untuk organisasi.

“Selain itu, fitur-fitur seperti perutean panggilan (call-routing), Interactive Voice Response, manajemen kualitas, dan analitik yang diatur dalam solusi omnichannel berbasis AI dapat dengan cepat digunakan di berbagai saluran, menyederhanakan tumpukan teknologi bisnis dan meningkatkan kelincahan operasional,” kata dia menambahkan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA