Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

Wednesday, 21 Zulqaidah 1440 / 24 July 2019

LPP Al Irsyad Purwokerto Gelar Pelatihan Suprarasional

Sabtu 06 Jul 2019 05:15 WIB

Red: Budi Raharjo

Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto membekali para guru lewat Program Pelatihan Suprarasional.

Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto membekali para guru lewat Program Pelatihan Suprarasional.

Foto: KPM
Rasional saja tak cukup jika tidak melibatkan hati dalam bertindak.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto terus berstrategi untuk meningkatkan kualitas SDM para insan pendidiknya. Selain berkomitmen membenahi kemampuan akademik, LPP Al Irsyad Al Islamiyyah pun turut membekali para guru lewat Program Pelatihan Suprarasional.

Acara yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas SDM yang Berkarakter Suprarasional: Kerja Ikhlas, Kerja Cerdas, Kerja Keras ini pun disambut antusias 200 peserta dari unit TK hingga SMA Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Acara bertempat di Aula SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Kamis (04/07).

Pelatihan yang menghadirkan Motivator Suprarasional, Ridwan Hasan Saputra ini memberikan pemahaman kepada para peserta untuk mengoptimalkan 3 antena kehidupan manusia, yakni akal, hati, dan panca indera. Selain itu, Tokoh Perubahan Republika 2013 ini berbagi konsep tabungan jiwa dan merencanakan kesusahan untuk meraih keberkahan hidup.

Ketua Harian LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustadz Abdul Qohin, mengatakan tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk membangun motivasi para guru agar menjadi insan yang berkarakter.

“Meningkatkan kualitas SDM di LPP Al Irsyad Al Islamiyyah merupakan keniscayaan. Melalui program pelatihan suprarasional, kita berharap ada pembaharuan bagaimana para guru dapat bekerja dengan amanah, ikhlas, cerdas, dan riang gembira sehingga dapat berimbas pada kemajuan dan kebaikan lembaga sesuai kompetensinya masing-masing,” kata Ustaz Qohin.

Lebih lanjut, Ustadz Abdul Qohin menyebutkan akan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan  dari pelatihan suprarasional bagi seluruh guru dan juga karyawan. “Langkah selanjutnya adalah menindaklanjuti program suprarasional dan menyinergikan dengan program yang telah berjalan,” ungkapnya.

Meskipun pelatihan dimulai dari pagi hingga sore, tak menyurutkan antusias peserta untuk mengkaji ilmu dari Sang Motivator. Widodo, Guru Fisika SMA Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mengungkapkan dirinya sangat menikmati sajian materi yang diberikan narasumber.

“Pelatihan suprarasional ini sangat menginspirasi. Tak terasa sesi demi sesi telah dilalui dan begitu banyak ilmu yang saya dapatkan. Semoga ini menjadi bekal untuk meningkatkan potensi diri,” ungkap guru yang telah mengabdi selama 10 tahun ini.

photo

Lajnah Pendidikan dan Pengajaran (LPP) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto membekali para guru lewat Program Pelatihan Suprarasional.

Sementara itu, Yuli Setyoningrum, guru SD Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto mengatakan upaya penyelesaian masalah secara rasional seringkali dipersepsikan sebagai solusi yang tepat. Namun kenyataannya, rasional saja tak cukup jika tidak melibatkan hati dalam bertindak.

Dengan hadirnya pelatihan berpikir suprarasional ini diharapkan dapat lebih terlatih untuk untuk memadukan tiga antena kehidupan agar mampu memperluas jangkauan solusi ketika menyelesaikan masalah dan mendapatkan rezeki yang tak terduga.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA