Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Windows 10, Sistem Operasi Paling Populer

Jumat 04 Jan 2019 06:20 WIB

Red: Ani Nursalikah

Sebuah komputer jinjing dengan tampilan Windows 10 di layarnya diperlihatkan di Microsoft Build, San Fransisco.

Sebuah komputer jinjing dengan tampilan Windows 10 di layarnya diperlihatkan di Microsoft Build, San Fransisco.

Foto: Reuters
Windows 7 akan dihentikan pada 7 Januari 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sistem operasi terbaru buatan Microsoft, windows 10 , menjadi OS yang paling populer untuk perangkat komputer, mengalahkan pendahulunya windows 7 . Menurut data dari Net Applications, yang dikutip laman The Verge, Windows 10 menguasai market share OS untuk desktop sebesar 39,22 persen.

Sedangkan Windows 7 sebanyak 36,9 persen, berdasarkan data per Desember 2018. Windows 10 mencapai posisi tersebut setelah 3,5 tahun rilis. Windows 7, yang diperkenalkan sekitar 10 tahun yang lalu, akan dihentikan pada 7 Januari 2020.

Microsoft semula menargetkan Windows 10 akan dipasang di satu miliar perangkat dalam tiga tahun setelah dirilis. Namun, target tersebut belum tercapai. Salah satu sebabnya, Windows Phone, sistem operasi untuk perangkat mobile tidak mendukung dan sudah dihentikan.

Windows 10 saat ini terpasang di 700 juta perangkat, termasuk komputer, tablet, ponsel dan konsol gim Xbox One. Microsoft sebenarnya sudah gencar mengajak konsumen untuk beralih ke Windows terbaru, antara lain dengan mengadakan program memperbarui OS secara gratis dan kampanye "PC does what" yang menargetkan komputer yang sudah berusia empat hingga lima tahun.

Pencapaian baru ini, seperti diberitakan laman tersebut, menunjukkan Microsoft masih harus meyakinkan konsumen mereka untuk beralih ke Windows 10. Windows mengalami tantangan serupa ketika peralihan Windows XP ke Windows 7 hingga mereka perlu mengeluarkan perbedaan biaya jika menggunakan kedua sistem operasi tersebut setelah Windows 7 dirilis.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA