Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jangan Tunggangi Gajah, Ini Sebabnya

Sabtu 29 Dec 2018 16:14 WIB

Red: Esthi Maharani

Gajah

Gajah

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Manusia dapat terjangkit infeksi jika gajah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Salah satu aktivitas populer saat berlibur di resor di Asia dan Afrika adalah menunggang gajah . Namun aktivis perlindungan hewan menyarankan untuk tidak melakukannya, tidak hanya demi gajah saja, tetapi karena manusia dapat terjangkit infeksi jika gajah sakit.

Dilansir DPA, Sabtu (29/12), kelompok perlindungan hewan PETA mengutip laporan dari Animal Welfare Board of India (AWBI), yang menunjukkan bahwa gajah-gajah yang terkena TBC telah digunakan sebagai tunggangan di Benteng Amber di luar kota Jaipur. PETA menyarankan agar orang menghindari bersentuhan dengan hewan dan jika memungkinkan untuk benar-benar menghindari area tersebut. Di Benteng Amber, 10 gajah dinyatakan positif menderita TBC.

Selain itu, semua hewan memiliki masalah dengan kaki mereka, dan beberapa memiliki masalah penglihatan dan dipaksa untuk membawa beban yang terlalu berat.

Laporan media lokal mengatakan bahwa atas perintah pihak berwenang, semua gajah yang terinfeksi TB tidak lagi digunakan untuk naik. Benteng Amber adalah salah satu tujuan wisata paling populer di negara bagian Rajasthan. Benteng ini terletak di atas bukit, dan gajah biasanya membawa wisatawan ke atas, meskipun melalui jalan setapak.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA