Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Hikvision Luncurkan Perangkat Keamanan Smarthome Murah

Selasa 23 Jan 2018 05:28 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Winda Destiana Putri

Hikvision

Hikvision

Foto: Pixabay
Hikvision sudah menguasai lebih dari 50 persen pasar solusi keamanan dan surveilans.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Regional Distribution Manager Hikvision Indonesia Ocha Sandi Wijaya mengatakan, Hikvision sudah menguasai lebih dari 50 persen pasar solusi keamanan dan surveilans di dunia. Hikvision fokus pada entry level.

"Kami saat ini fokus untuk target pasar entry level, dan yakin dengan pengalaman yang sudah kami miliki," ujar Ocha dalam acara peluncuran Hikvision HiLook di Jakarta, pekan lalu.

Ocha mengatakan, dalam memperkenalkan produk entry level atau perangkat khusus pemula, Hikvision Indonesia tidak berusaha sendirian. Perusahaan menggandeng distributor perangkat solusi keamanan dan surveilans ternama PT Tiga Putra Internasional (TPI) dalam proses distribusi barang. TPI sudah dikenal sebagai distributor produk dengan skala nasional. Dengan demikian Hikvision Indonesia bisa mengatasi tantangan penyebaran dan pemasaran produk bersama partner yang sudah berpengalaman.
 
Produk Ezviz sebagai rangkaian perangkat keamanan dan surveilans untuk rumah pintar. Ezviz memperkenalkan tiga produk unggulan, yakni Ezviz Mini Plus, Ezviz Mini Trooper, dan Ezviz Smart Home Alarm Starter Kit. Ketiga produk tersebut memiliki keunggulan dari segi desain yang lebih modern dan minimalis tanpa kabel, serta mudah pada saat instalasi.
 
Ezviz Mini Plus merupakan kamera berbasis internet yang menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Mini Plus menjadi salah satu kamera pengawas yang bisa digunakan untuk baby sitting atau pengawasan terhadap bayi. Mini Plus dilengkapi fitur two way audio sehingga ibu bisa menenangkan bayi dari kejauhan. Mini Plus bisa mengeluarkan suara sang ibu, serta mampu mengeluarkan musik untuk kenyamanan bayi.
 
Sementara itu, Mini Trooper merupakan closed-circuit television camera (cctv) berbasis internet, dan bisa digunakan tanpa listrik. Mini Trooper seperti robot, dan memiliki kemampuan mendeteksi gerakan yang berada di dekatnya. Perangkat akan memberikan notifikasi apabila terdapat gerakan di dekatnya. Untuk pengoperasian, perangkat membutuhkan baterai yang bisa bertahan hingga sembilan bulan.
 
Mini Trooper juga mengusung teknologi high dynamic algorithm video (HDAV) technology untuk menghasilkan gambar tajam. Mini Trooper juga memiliki ketahanan terhadap cuaca di luar ruangan. Kemudian produk Smart Home Alarm Starter Kit untuk keamanan rumah pada level lebih tinggi.
 
Alarm tersebut bekerja secara nirkabel yang bisa dikontrol melalui ponsel pintar. Perangkat mampu bekerja membaca gerakan mencurigakan di dalam dan luar rumah, kemudian mengirimkan notifikasi tersebut secara real time ke ponsel pintar pemiliknya. PT TPI sudah memiliki master dealer yang tersebar di beberapa kota, seperti Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, padang, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Yogayakarta, Surabaya, Denpasar, dan kota besar lain.
 
Perangkat keamanan dan surveilans entry level serta rumah pintar, untuk kamera dimulai dari harga Rp 400 ribu per unit. Untuk memasang perangkat kemanan kategori standar rumah pintar membutuhkan biaya mulai dari Rp 4 juta secara total.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA