Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Sumur Tertua Berusia 9.000 Tahun Ditemukan di Cina

Rabu 07 February 2018 04:21 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Dwi Murdaningsih

Sumur/ilustrasi

Sumur/ilustrasi

Penemuan ini mematahkan ketergantungan manusia kepada sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, HENAN -- Arkeolog telah menemukan tiga sumur berusia 9.000 tahun di Provinsi Henan, Cina. Menurut arkeolog Wei Xingtao, sumur yang berada di wilayah Xiping tersebut merupakan yang paling tua yang pernah ditemukan di Cina

"Penemuan tersebut mendorong asal usul sumur di Cina lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Penemuan sumur tersebut sangat penting karena mematahkan orang dari ketergantungan mereka pada sungai untuk memenuhi kebutuhan air," kata dia, dikutip dari China.org.

Sebelumnya peneliti beranggapan sumur pertama kali muncul di sekitar Sungai Yangtze sekitar 6.000 hingga 7.000 tahun yang lalu akhir masa Neolitik.

Di dalam sumur tersebut juga ditemukan lima pot tembikar yang kondisinya masih baik. Wei memperkirakan tembikar tersebut terjatuh ke dalam sumur secara tidak sengaja.

Sumur tersebut memiliki kedalaman hingga 5,2 meter, ditemukan juga tangga. Arkeolog beranggapan bahwa tangga tersebut menjadi alat orang-orang untuk mengambil air dari kedalaman yang lebih jauh atau sebagai cara untuk mengambil pot yang terjatuh.

Saat ini, para arkeolog sedang meneliti sumur tersebut lebih lanjut. "Kenapa ada sumur di sini? Apa kegunaannya? Apakah irigasi atau untuk minum? Masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab," ujar Wei.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA