Rabu , 06 December 2017, 03:32 WIB

NASA Berhasil Perpanjang Usia Voyager 1 di Luar Angkasa

Rep: Christiyaningsih/ Red: Dwi Murdaningsih
nasa
Voyager 1.
Voyager 1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan antariksa AS (NASA) berhasil memperpanjang usia wahana Voyager 1 setelah lebih dari tiga dekade melayang-layang di luar angkasa. Dengan menghidupkan elemen-elemen pendorong, NASA menambah usia Voyager 1 hingga beberapa tahun ke depan.

Saat ini satelit luar angkasa itu berada 13 miliar mil jauhnya dari bumi dan bergerak dengan kecepatan 17 kilometer per detik. Namun meski berada sangat jauh, Voyager 1 masih aktif mengirimkan pesan ke bumi. Agar dapat berfungsi dengan baik, NASA menjaga agar antena Voyager 1 terus menghadap bumi.

Dikutip dari laman New Scientist, para insinyur NASA memutuskan untuk menghidupkan lagi mesin pendorong Voyager 1 yang selama ini dorman. Dibutuhkan waktu 19 jam dan 35 menit untuk memperoleh sinyal dari Voyager 1 di tata surya. Upaya ini berhasil dan para ilmuwan NASA berencana mengganti mesin pendorongnya pada 2020 mendatang.

Tim penerbang Voyager menggali data-data lama dan mempelajari piranti lunaknya sebelum melakukan uji coba tersebut. Menurut salah seorang insinyur, Todd Barber, keberhasilan itu menambah antusiasme tim di NASA.

"Hal yang amat melegakan setelah menyaksikan kesuksesan di Voyager 1," kata Barber.

Dengan pencapaian ini, Voyager 1 bisa tetap mengirimkan pesan lebih lama setidaknya sampai tahun 2025. Voyager 1 diluncurkan pada tahun 1977 silam. Satelit ini satu-satunya yang berkelana mengitari sistem tata surya di luar angkasa. Selain itu, ada Voyager 2 yang jaraknya 11 miliar mil dari bumi. NASA berencana melakukan hal yang sama seperti di Voyager 1 kepada Voyager 2.