Rabu , 06 Desember 2017, 02:17 WIB

Wanita dengan Uterus Transplantasi Berhasil Lahirkan Anak

Rep: Christiyaningsih/ Red: Dwi Murdaningsih
Ibu melahirkan
Ibu melahirkan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Bagi kaum wanita yang ingin menjadi seorang ibu, tidak adanya uterus dalam tubuh adalah mimpi buruk. Ketiadaan uterus berarti keinginan untuk hamil adalah hal yang mustahil. Walau demikian para dokter di Swedia mematahkan fakta tersebut.

Pada 2014, sejumlah dokter di Swedia berhasil melakukan transplantasi uterus pada seorang wanita hingga ia melahirkan bayi seberat 1,77 kilogram. Kini terobosan tersebut diikuti para dokter dari Baylor University. Mereka sukses mentransplantasi uterus pada pasien wanita yang terlahir tanpa uterus di Amerika Serikat.
 
Keberhasilan prosedur transplantasi uterus bisa direplikasi untuk menolong mereka yang ingin memiliki momongan. Dikutip dari laman Science Alert, uterus didonorkan oleh wanita yang bukan merupakan anggota keluarga resipien (penerima donor). Hingga sekarang identitas penerima donor masih dirahasiakan oleh dokter.
 
Namun Tech Times menyebut sang pendonor adalah seorang perawat dari Dallas bernama Taylor Siler. Siler adalah ibu dari dua orang anak. Dengan menjadi donor uterus, ia ingin memberi kesempatan kepada kaum hawa yang ingin menikmati indahnya menjadi ibu.
 
Prosedur tranplantasi uterus bisa dibilang unik. Organ tambahan ini tidak selamanya bersemayam di tubuh penerima donor. Setelah penerimanya hamil dan melahirkan anak, uterus tersebut harus diambil kembali lewat jalan operasi.

Dokter di Baylor University akan mengujicobakan transplantasi uterus kepada 10 wanita. Saat ini sudah ada delapan orang yang menjalani proses transplantasi. Satu orang dinyatakan hamil sedangkan dua lainnya sedang berupaya agar hamil. Empat penerima donor uterus dinyatakan gagal dan organ yang telah dipasang harus diambil kembali.