Senin , 25 September 2017, 13:30 WIB

Peneliti Temukan Mikropod untuk Atasi Masalah Penguat Vaksin

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Winda Destiana Putri
pixabay
Vaksin
Vaksin

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Bentuk baru fabrikasi pada tingkat mikroskopis memberikan kemungkinan suatu hari nanti manusia hanya perlu menerima vaksinasi tunggal dan tidak memerlukan penguat terus menerus. Dikutip Science Alert, sejumlah peneliti baru-baru ini membuat wadah kecil dari polimer yang dapat diatur untuk luruh di dalam tubuh pada waktu tertentu. Hal itu memungkinkan obat atau vaksin dikirim dalam interval yang panjang.

Polimer itu diberi nama 'Cangkir Kopi Kecil' dan terbuat dari poli asam laktat koglikolat (PLGA). Polimer itu telah disetujui oleh lembaga pengawas makanan dan obat Amerika Serikat, FDA.

Para ahli dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengembangkan teknik produksi tersebut sebagai bagian dari proyek yang didanai oleh yayasan Bill dan Melinda Gates. Tujuannya yakni untuk mengatasi masalah vaksinasi di negara yang sulit mendapatkan perawatan medis.

"Ini bisa berdampak signifikan pada pasien di manapun terutama di negara berkembang yang belum bisa memberikan pelayanan pada pasien dengan baik," ujar peneliti senior dari MIT Robert Langer.

Berita Terkait