Selasa , 22 August 2017, 15:01 WIB

Bagaimana Gerhana Terlihat dari Luar Angkasa?

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani
Time
Gerhana matahari dari luar angkasa
Gerhana matahari dari luar angkasa

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Amerika Serikat mengalami gerhana matahari total pada Senin (21/8) waktu setempat. Pemandangan itu nyatanya tidak hanya dinikmati oleh penduduk lokal, namun juga dari luar angkasa.

Astronot yang berada di International Space Station memiliki kesempatan yang sama dengan penduduk Amerika untuk menikmati peristiwa alam yang jarang terjadi itu. Mereka mencoba menikmati saat bulan menutupi matahari dari luar angkasa.

Anggota kru di Expedition 52 membawa kamera mereka yang dilengkapi filter khusus sehingga memungkinkan untuk memotret gerhana matahari di atas stasiun. Karena stasiun mengorbit bumi setiap 90 menit, astronot melihat sebagian pemandangan gerhana pada tiga waktu yang berbeda, dengan tingkat cakupan yang berbeda setiap saat.

Meski mendapatkan pemandangan menakjubkan, nyatanya mereka tidak dapat melihat gerhana matahari total. Alasannya, menurut NASA, karena stasiun tersebut tidak melewati umbra bulan.

Awak di International Space Station terdiri dari enam astronot, Peggy Whitsondari NASA, Jack Fischer dan Randy Bresnik, Fyodor Yurchikhin dan Sergey Ryazanskiy dari Rusia dan astronot Badan Antariksa Eropa Paolo Nespoli. Merekapun tidak sungkan membagikan hasil rekaman menikmati pemandangan gerhana matahri dari luar angkasa melalui situs berbagi video Youtube di saluran NASA.