Senin , 20 Maret 2017, 14:26 WIB

Kecerdasan Melalui Informasi Masa Lalu

Rep: Novita Intan/ Red: Winda Destiana Putri
Google
DeepMind
DeepMind

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DeepMind, salah satu divisi Google yang bergerak di bidang kecerdasan buatan baru saja mengumumkan pencapaian terbaru dalam penelitiannya. Perusahaan itu baru saja berhasil meningkatkan kemampuan bicara komputer layaknya manusia.

Perusahaan yang diakusisi Google pada tahun 2014 itu mengklaim berhasil mengembangkan program komputer tanpa harus berpikir terlalu banyak hal. Seperti dilansir Ubergizmo, mencontohkan jika Anda seorang koki, ada kesempatan baik Anda tidak perlu berpikir terlalu keras ketika menciptakan hidangan yang telah Anda lakukan dengan 1.000 kali masa lalu. Namun, pada saat yang sama, ketika melewati pengetahuan yang turun ke orang lain, kita dapat mengingat langkah-langkah dan memecahnya.

Saat ini telah ada sebagai Alphabet ini DeepMind, memperoleh kemampuan untuk mempertahankan informasi yang sebelumnya telah diperoleh dan menggunakannya lagi. Ini berkat upaya dari tim DeepMind dan peneliti di Imperial College London.

"Sebelumnya, kami memiliki sistem yang bisa belajar bermain permainan apapun, tetapi hanya bisa belajar bermain satu pertandingan. Di sini kita menunjukkan sistem yang dapat belajar untuk bermain game beberapa satu demi satu. Ketidakmampuan untuk jaringan saraf untuk mentransfer pengetahuan adalah salah satu kekurangannya, yang kita hanya bisa berasumsi mereka menangani dengan ini upaya terbaru," ujar Seorang ilmuwan penelitian di DeepMind, James Kirkpatrick.

Dalam hal terus-menerus belajar, kita telah melihat secara singkat ditunjukkan dalam voice assistant software, di mana pengguna dapat mengajukan pertanyaan dan tindak lanjut pertanyaan tanpa harus mengulang sendiri atau mulai dari awal.