Sabtu , 16 April 2016, 06:08 WIB

Bukan Sianida, Ini 5 Bahan Kimia Paling Mematikan di Dunia

Red: Dwi Murdaningsih
Science Alert
Ricinus communis.
Ricinus communis.

REPUBLIKA.CO.ID, Banyak bahan kimia berfsifat racun dan mematikan. Ketika seseorang diminta untuk menyebutkan racun, mungkin orang akan banyak menyebutkan sianida atau arsenik. Namun ternyata banyak yang lebih mematikan dibandingkan dua benda tersebut.

LD50 (Lethal dose, 50 persen) biasanya digunakan sebagai ukuran untuk menentukan toksisitas. Angka ini merujuk pada dosis yang diperlukan untuk mematikan 50 persen populasi. Bisanya, LD50 digunakan menggunakan skala per kilogram berat badan. Pada skala ini, racun natrium sianida keluar sekitar 6 mm per kg berat badan. Simon Cotton, dosen Universitas Birmingham menulis dalam The Conversation mengulas setidaknya ada 5 zat kimia paling bebahaya di dunia. Berikut ulasannya:

5. Risin
Risin adalah racun tanaman yang digunakan untuk membunuh Georgi Markov, penulis anti Bulgaria ketika diasingkan di London. Risin diperoleh dari biji tanaman jarak (Ricinus communis). Ketika mengekstrak minyak dari tanaman jarak, risin memiliki sifat padat. Risin adalah glikoprotein yang menganggu sintesis protein di dalam sel sehingga menyebabkan kematian sel. Risin memiliki LD50 sebanyak 1-20 miligram per kg berat badan jika tertelan. Namun, diperlukan jumlah yang lebih sedikit ketika risin digunakan dengan metode suntik atau hirup.

4. VX
VX adalah satu-satunya racun yang bisa disintesis. VX membunuh dengan mengganggu transmisi pesan saraf antar sel atau mengacaukan kerja asetilkolin, neurotransmiter yang dikendalikan oleh enzim asetilkolin eterase. VX dan agen saraf lainnya mengehentikan kerja enzim ini sehingga menyebabkan kontraksi otot lepas kendali. Orang yang terkena racun ini akan mengalami sesak napas.