Rabu, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 Februari 2018

Rabu, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 Februari 2018

Astronom Temukan Tanda Galaksi dari Awal Mula Alam Semesta

Jumat 11 Desember 2015 11:04 WIB

Rep: c11/ Red: Dwi Murdaningsih

foto Tayna

foto Tayna

Foto: NASA/Science Alert

REPUBLIKA.CO.ID, Para astronom telah mengumumkan penemuan obyek samar berasal dari 400 juta tahun setelah semesta lahir menurut teori Big Bang yakni 13,8 miliar tahun yang lalu. Para peneliti menjuluki objek tersebut dengan sebutan Tayna, artinya anak sulung di Aymara, sebuah bahasa lisan dari Andes dan Altiplano, Amerika Selatan.

Galaksi terlihat melalui kekuatan gabungan dari teleskop ruang angkasa Hubble dan Spitzer. Keduanya membantu  mengeksplorasi alam semesta tidak seperti sebelumnya. Sementara galaksi yang jauh telah diidentifikasi, ini menetapkan standar baru untuk benda kecil dan samar yang sebelumnya telah lolos dari deteksi. Hal ini memberikan ilmuwan petunjuk lebih lanjut tentang awal dari alam semesta dan bagaimana ruang terstruktur miliaran tahun yang lalu.

"Berkat deteksi ini, tim telah mampu belajar untuk pertama kalinya dari sifat-sifat benda yang sangat samar terbentuk tidak lama setelah big bang," kata salah satu peneliti, Leopoldo Infante dilansir dari laman Sciencealert, Jumat (11/12).

Bahkan dengan kekuatan Hubble dan Spitzer para astronom dapat mengandalkan fenomena yang dikenal sebagai lensa gravitasi untuk akhirnya melihat Tayna. Peristiwa ini terjadi ketika cahaya dari sumber membengkok di sekitar struktur besar.  Struktur besar ini adalah gugusan galaksi yang disebut MACS J0416.1-2403 (massanya sekitar 1 juta miliar kali dari Matahari).

Seperti dilaporkan Gizmag, klaster ini diperbesar cahaya yang datang dari galaksi baru, sehingga 20 kali lebih terang jika dilihat langsung dari Bumi. Profil warna dari cahaya itu menunjukkan galaksi kuno sekitar 4 miliar tahun cahaya dari tata surya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA