Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

UEA Miliki Aplikasi Bahasa Isyarat Arab Pertama

Ahad 04 February 2018 03:30 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Israr Itah

Program animasi bahasa isyarat bagi komunitas tuli.

Program animasi bahasa isyarat bagi komunitas tuli.

Foto: mindrocketsinc.com
Program ini dibuat agar komunitas tuli dapat memahami satu konten daring lebih baik.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Perusahaan teknologi asal Yordania mengembangkan program animasi bahasa isyarat bagi komunitas tuli. Program ini dibuat agar komunitas tuli dapat memahami satu konten daring lebih baik. Produk ini diharapkan dapat dikenal baik di Uni Emirat Arab (UEA).

Pendiri perusahaan pengembang teknologi bagi komunitas tuli Mind Rockets, Mahmoud Darawsheh mengatakan, program animasi ini membantu komunitas tuli mengakses berbagai laman menggunakan bahasa isyarat yang dibawakan sebuah avatar.

Aplikasi ini juga telah diluncurkan dan digunakan sebagai pemandu bahasa isyarat Arab di laman Kementerian Pengembangan Komunitas dan Kementerian Kesehatan Dubai. Avatar bahasa isyarakat akan muncul saat tombol bahasa isyarat diklik pengakses laman.

Bagi sebagian besar komunitas tuli di UEA, internet adalah hal baru. Banyak di antara mereka yang tuli tidak bersekolah dan tak dapat membaca. Teknologi ini diharapkan dapat menjembatani literasi komunitas tuli terhadap internet.

Mind Rockets juga akan segera meluncurkan aplikasi bahasa isyarat Amerika. Bahasa isyarat Arab dan Amerika cukup terkenal di Kawasan Teluk.

Darawsheh ingin aplikasi ini memudahkan komunitas tuli mengakses banyak informasi menggunakan bahasa ibu yang nyaman mereka gunakan. Ia meyakinkan komunitas tuli bisa memakai aplikasi ini secara gratis.

Ia berharap makin banyak perusahaan yang memakai aplikasi ini sehingga dunia internet lebih ramah bagi difabel. "Banyak teman-teman kita yang tuli tidak bisa membaca dan kami buat aplikasi ini agar mereka tak makin terisolasi," kata Darawsheh seperti dikutip The National, Sabtu (3/2).

Mind Rockets memulai proyek mereka dua tahun lalu dengan mengerjakan aplikasi ponsel penerjemah Bahasa Arab lisan ke tulisan Amerika dan bahasa isyarat Arab menggunakan animasi sebagai penerjemah.

Direktur dan Pendiri Pusat Rehabilitasi dan Komunikasi Kalimati Dubai Bedour Al Raqbani mengatakan, aplikasi ini merupakan teknologi penting bagi komunitas tuli di UEA karena bahasa tulisan bukan bahasa alami mereka. Apalagi, tingkat literasi komunitas tuli tak terlalu tinggi.

"Mereka sangat visual dan aplikasi ini bisa sangat membantu komunitas tuli memahami banyak hal menggunakan bahasa isyarat yang nyaman untuk mereka," kata Al-Raqbani.

Salah satu pengadopsi awal aplikasi semacam ini, Zain Telecom menyampaikan, mereka mempekerjakan tim khusus di pusat panggilan di Yordania untuk memberi layanan interaktif video. Zain Telecom percaya, tak boleh ada konsumen mereka yang tak terlayani karena hambatan komunikasi yang mereka miliki.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA