Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Facebook Hadirkan Fitur Musik Tambahan untuk Video

Kamis 21 December 2017 05:41 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Winda Destiana Putri

Facebook. ILustrasi

Facebook. ILustrasi

Foto: Mashable

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Facebook mencoba fitur terbaru untuk memberikan pengalaman dalam berbagi video. Kali ini musik yang akan menjadi tawaran yang menyenangkan.

Aplikasi sosial media tersenut menawarkan penerapan musik untuk soundtrack video yang ingin diunggah oleh pengguna. Dengan memilih suara dalam "Sound Collection."

Jaringan sosial tersebut merilis ribuan track audio eksklusif dan efek suara dapat digunakan untuk video yang diunggah ke jaringan. Mereka semua bebas dan bersih untuk berbagi hanya di Facebook dan Instagram.

Facebook juga merilis tutorial dan sumber baru untuk membuat video 360 derajat. Sekarang menawarkan program peminjaman kamera dimana pembuat konten dapat meminjam kamera seperti GoPro Fusion dan ZCam S1 dari perusahaan untuk proyek tertentu. Facebook juga akan mulai menggelar workshop 360-video di seluruh dunia tahun depan.

Trek audio eksklusif yang diluncurkan sebenarnya cukup beragam. Beberapa memiliki vokal dan lainnya hanya instrumental. Facebook mengatakan mereka menjangkau genre hip-hop, pop, jazz, dan country.

Facebook mengetuk artis seperti artis indie Kiri Tse, perkusi Jim Santi Owen, dan komposer film Lyle Workman. Pencipta video bisa mencari melalui koleksi dengan memilih genre, mood, dan length.

Pembaruan ini adalah bagian dari usaha yang jauh lebih besar untuk menarik ciri khas YouTube dan pencipta video muda lainnya ke platform Facebook dan Instagram. Facebook telah mencoba membangun komunitas online lainnya sejak meluncurkan layanan streaming "Live" pada tahun 2015. Awal tahun ini, Facebook meluncurkan Watch, sebuah fitur baru untuk video di aplikasinya.

Alasan Facebook membuat fitur tersebut karena melihayt peluang pendapatan serta potensi penayangan dua miliar pengguna. Bulan lalu, Facebook merilis aplikasi baru sebagai "one stop shop" untuk fitur seperti itu, hanya saja kurang berkesan bagi pengguna.

Facebook mendorong lebih banyak video yang lebih baik selaiknya video-video profesional. Nantinya akan banyak pengguna yang membagikan video menggunakan aplikasi mereka.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA