Ahad , 26 November 2017, 18:30 WIB

Telkom Perkenalkan Sejumlah Layanan Digital Baru

Red: Fernan Rahadi
Telkom Indonesia
Telkom
Telkom

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Digital & Strategic Portfolio Telkom David Bangun mengatakan, Telkom Group memperkenalkan beberapa layanan digital baru. Untuk segmen enterprise, diperkenalkan layanan Xooply dan Xsight.

Xooply merupakan platform B2B marketplace yang akan memberikan kemudahan kepada perusahaan melakukan transaksi secara daring (e-commerce). Xooply.com nantinya merupakan platform B2B e-marketplace pertama yang mengagregasikan kebutuhan pengadaan maintenance, repair, and operations (MRO) dari BUMN, BUMD dan K3S. 

"Melalui plaform ini kemitraan B2B antara pembeli dari BUMN, BUMD, dan K3S dengan penyedia barang solusinya dengan inovasi teknologi e-procurement terkini sehingga pengadaan barang dapat lebih efektif, efisien dan transparan," kata David dalam siaran persnya, Ahad (26/11).

Saat ini, pelanggan enterprise dan developer juga dapat memanfaatkan analitik big data dan API Telkom Group yang bisa diakses secara daring dan self service melalui layanan web Xsight. Xsight dapat mempermudah keputusan bisnis perusahaan dan juga membantu developer membangun aplikasinya. 

Di bidang advertising, melalui layanan Aim Right, Telkom Group berupaya memudahkan pelanggan korporasi untuk mengirimkan informasi produk berbagai format melalui aplikasi telepon selular kepada profil pengguna sesuai target penerima informasi. Layanan Xooply, Xsight dan Aim Right ini dapat dinikmati pelanggan pada Desember 2017.

Untuk memberikan pengalaman like never before, untuk anak-anak dan keluarga Indonesia, Telkom Group kini telah menyediakan USearch, browser terkini yang dikastemisasi untuk melindungi anak-anak dari konten pornografi, cybercrime, rasis, dan konten-konten negatif lainnya. 

Telkom Group juga memperkenalkan Hoobex dan OONA yang merupakan layanan Twin OTT Platform untuk entertainment. Hoobex akan memanjakan pelanggan dengan layanan video dan music premium dengan cara berlangganan.

Layanan ini dilengkapi dengan OONA yang akan memiliki puluhan atau ratusan kanal TV atau linear channel yang bisa dinikmati pelanggan secara gratis dan berbasis programmatic advertising. 

Dengan inovasinya dalam programmatic advertising, terang David, OONA akan mendorong terjadinya industri konten video yang sehat di Indonesia. Diharapkan kolaborasi antara penyedia konten yang menyediakan konten terbaiknya dengan agency atau brand yang akan mendapatkan kualitas target pasar lebih akurat memberikan win-win solution terhadap semua pelaku sekaligus memerangi pembajakan konten video.

 

Sumber : Antara

Berita Terkait