Senin , 20 June 2016, 11:19 WIB

Telkomsel Gandeng Muslimat NU Perluas Layanan TCASH

Red: Taufik Rachman
Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa didampingi Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mencoba layanan Tcash
Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa didampingi Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mencoba layanan Tcash

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Telkomsel menggandeng Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) untuk memperluas layanan TCASH. Layanan Mobile Wallet Telkomsel ini membidik anggota komunitas Perempuan Nusantara (Penara).
 
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan telkomsel menggandeng komunitas Penara untuk mendukung aktivitas wirausaha mereka agar bisa bertransaksi secara cashless, guna memberikan kemudahan dan kepraktisan dalam bertransaksi.

''Inilah salah satu upaya kami untuk memberdayakan perekonomian masyarakat melalui layanan keuangan inklusif, yang tentunya sesuai dengan visi kami untuk membangun ekosistem digital yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ririek dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/6).

Melalui kerjasama ini, para anggota komunitas Penara, terutama yang bergerak di bidang usaha kecil dan menengah (UKM), dapat berperan sebagai merchant TCASH, di mana seluruh transaksi jual-beli dilakukan melalui layanan keuangan digital tersebut. Selain itu, para anggota komunitas Penara juga dibimbing menjadi agen TCASH untuk melayani kebutuhan pelanggan TCASH untuk melakukan cash in dan cash out di akun TCASH, melakukan pembayaran tagihan secara mobile, dan sebagainya.
 
Ke depannya, kata Ririek, para anggota Penara juga dapat menikmati fasilitas komunikasi telepon dan SMS ke sesama anggota secara gratis. ''Dalam waktu dekat, Telkomsel berupaya melayani sekitar 30.000 anggota komunitas Penara dengan total jumlah merchant TCASH sebanyak 300 UKM dari komunitas tersebut,'' kata Dirut Telkomsel.
 
Ketua MNU Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa MNU memiliki visi untuk mencetak perempuan Indonesia yang berdaya, memiliki kemandirian, dan berkualitas. Untuk mencapai visi tersebut, dibangunlah wadah kolaborasi digital business ecosystem partnership yang menggandeng mitra bisnis strategis dari sektor telekomunikasi, keuangan, serta pengadaan pangan dan distribusi. Dalam hal ini, MNU berkolaborasi dengan Telkomsel, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), dan Badan Urusan Logistik (Bulog).
 
Khofifah optimistis bahwa Telkomsel dengan jangkauan jaringan terluas dan berkualitas hingga menyentuh hampir seluruh wilayah populasi Indonesia sangat dalam mewujudkan visi MNU yang juga sejalan dengan visi Telkomsel dalam membentuk ekosistem bisnis digital yang terpadu.

''Kerja sama dengan Telkomsel memberikan keunggulan layanan telekomunikasi tersendiri bagi para anggota komunitas Penara yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara,” kata Khofifah.
 
Saat ini Telkomsel juga bekerjasama dengan pemerintah pada pra uji coba pemanfaatan TCASH sebagai alternatif solusi mekanisme penyaluran bantuan sosial non tunai bersama Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Tengah dilakukan  studi kelayakan penggunaan uang elektronik TCASH untuk distribusi dana bantuan pemerintah. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan distribusi bantuan sosial secara non tunai menjadi lebih tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat administrasi.
 
“Jumlah pelanggan terbanyak, jaringan distribusi yang merata, dan jangkauan jaringan terluas secara nasional yang dimiliki Telkomsel menjadi faktor yang menentukan penggunaan TCASH sebagai media yang efektif untuk mempercepat terwujudnya inklusi layanan keuangan digital untuk semua masyarakat Indonesia,” jelas Ririek.